Menu
Pencarian


Ngantor di Balai RW, ASN BPBD Terima Berbagai Keluhan Warga

Selvy Wang - Sabtu, 10 Oktober 2026 18:12
Ngantor di Balai RW, ASN BPBD Terima Berbagai Keluhan Warga
Dua ASN BPD Kota Surabaya ngantor di Balai RW. 04 Tenggilis Mejoyo. (Foto: Istiwewa)

SURABAYA - Program Wali Kota Eri Cahyadi, agar aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Surabaya berkantor di balai RW mulai berjalan. Hari ini, Sabtu (10/10/2026) dua ASN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya berkantor di Balai RW 04, Kelurahan Tenggilis Mejoyo, Surabaya. 

Kedua ASN tersebut adalah Arif Sunandar Pranoto Negoro dan Afandi. Kehadiran mereka memudahkan warga menyampaikan keluhan dan persoalan lingkungan tanpa harus datang langsung ke kantor kelurahan.  

Arif Sunandar Pranoto Negoro, yang bertugas sebagai Ketua Tim Operasi Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, mengaku senang mendapat tugas berkantor di Balai RW. Menurutnya, penugasan tersebut tidak menjadi kendala karena pekerjaannya sehari-hari memang banyak dilakukan di lapangan.

Ia mengatakan, berbagai persoalan disampaikan warga sejak dirinya mulai bertugas di Balai RW. Keluhan yang masuk tidak hanya berkaitan dengan bidang kebencanaan, tetapi juga persoalan lain di lingkungan masyarakat.

“Saya kira ini luar biasa. Berbagai masalah kita terima, mulai pindah tempat tinggal hingga sampah,” ujarnya.

Meski persoalan yang dilaporkan berada di luar kewenangan BPBD, Arif tetap menerima pengaduan warga. Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai bidang masing-masing.

Ketua RW 04 Tenggilis Mejoyo, Widodo, menyambut baik program penugasan ASN di Balai RW yang digagas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Menurutnya, kehadiran ASN membuat aktivitas pelayanan di lingkungan RW semakin ramai sekaligus mendekatkan pemerintah kepada masyarakat.

Ia berharap keberadaan ASN di Balai RW dapat mempercepat penanganan persoalan warga sehingga masyarakat tidak selalu harus mendatangi kantor kelurahan untuk menyampaikan keluhan.

“Saya selalu RW, sangat senang atas kehadiran ASN ngantor di Balai RW karena membuat ramai RW dan pelayanan cepat ke masyarakat,” kata Widodo. 

Program ASN berkantor di Balai RW merupakan kebijakan Pemkot Surabaya yang mulai dilaksanakan pada 1 Oktober 2026. Program Wali Kota Eri Cahyadi ini bertujuan untuk memangkas jarak pelayanan publik dan mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat langsung di lingkungan tempat tinggal. 

ASN yang ditugaskan berasal dari kelurahan, kecamatan, hingga perangkat daerah terkait. Pelayanan berlangsung mengikuti jam operasional instansi pemerintah, yakni pukul 07.30 hingga 16.00 WIB.

Pemkot Surabaya juga menerapkan pemantauan dan evaluasi secara berkala, mulai dari evaluasi mingguan pada tahap awal hingga evaluasi rutin bulanan. Hasil pemantauan digunakan untuk memperbaiki sistem pelayanan dan koordinasi lintas perangkat daerah. 

Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap Balai RW tidak hanya menjadi tempat pelayanan administrasi kependudukan, tetapi juga ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan sosial dan lingkungan agar dapat ditangani secara lebih cepat dan terkoordinasi.

Warga pun berharap, program ASN ngantor di Balai RW ini terus konsisten karena terbukti efektif sebagai penghubung kebijakan pemerintah dan kebutuhan warga di tingkat paling bawah. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.