SIDOARJO - Nasib tragis menimpa Fiki Alfarisi Wibawa (22), seorang pemotor asal Magersari, Mojokerto. Ia ditemukan tewas setelah tenggelam di Sungai Brantas, kawasan Rolak Tarik, Kabupaten Sidoarjo, akibat diduga kehilangan kendali saat berkendara dalam kondisi mengantuk.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Senin (17/8/2026) sore, saat korban tengah dalam perjalanan pulang usai bekerja. Diduga akibat kelelahan dan kantuk yang berat, sepeda motor yang dikendarai korban mendadak hilang kendali hingga terperosok dan jatuh ke dalam aliran Sungai Brantas. Korban bersama kendaraannya pun seketika tenggelam.
Petugas kepolisian bersama masyarakat setempat langsung melakukan upaya pencarian hingga malam hari. Namun, derasnya arus sungai membuat korban tak kunjung ditemukan. Petugas hanya berhasil mengamankan sepeda motor korban yang berada di lokasi.
"Sekitar pukul 01.30 WIB, masyarakat mencoba melakukan pencarian dengan cara memancing dan menyisir di sekitar lokasi," ungkap Kapolsek Tarik AKP Musran.
Baca Juga : Razia Pajak di Trosobo Bikin Senyum: Kena 'Cegat' Malah Pulang Bawa Helm dan Sembako
Pencarian kemudian diperluas dengan melibatkan tim gabungan dari Polsek Tarik, Basarnas, BPBD Jawa Timur, serta deretan relawan. Setelah proses penyisiran intensif dilanjutkan hingga dini hari, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa (18/8/2026) dalam kondisi meninggal dunia.
Usai dievakuasi dari dasar sungai, jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, untuk kepentingan otopsi. Sementara itu, barang bukti berupa sepeda motor milik korban diamankan di Mapolsek Tarik.
Kini, kasus kecelakaan air di kawasan perbatasan Sidoarjo-Mojokerto tersebut tengah ditangani oleh Satreskrim Polsek Tarik untuk penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga : Dua Atlet Muaythai Sidoarjo Raih Medali Kejurnas 2026, Siap Bidik Emas Porprov Jatim
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian menyuarakan imbauan penting bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Editor : Iwan Iwe



















