Menu
Pencarian


Pendukung Gus Yusuf Demo di Arena Muktamar, Protes Aturan Iddah Politik

Saiful Mualimin - Minggu, 30 Agustus 2026 18:22
Pendukung Gus Yusuf Demo di Arena Muktamar, Protes Aturan Iddah Politik
Massa pendukung Gus Yusuf demo di depan Gedung Serba Guna Muktamar ke-35 NU, Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8/2026). (Tangkapan Video Amatir)

JOMBANG - Ratusan pendukung KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) menggelar aksi demonstrasi di arena Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026). Massa memprotes aturan masa iddah politik yang dinilai sengaja menjegal pencalonan Gus Yusuf sebagai calon Ketua Umum PBNU.

Aksi berlangsung di depan Gedung Serba Guna (GSG) tempat Sidang Pleno IV Muktamar digelar. Massa sempat menerobos barikade keamanan yang dijaga Banser dan Pagar Nusa, memicu aksi saling dorong dengan petugas hingga sidang pleno terpaksa diskors.

Ketegangan bermula setelah forum muktamar memutuskan pemberlakuan masa iddah politik selama satu tahun bagi calon Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Aturan tersebut dinilai dapat menghambat pencalonan Gus Yusuf, yang baru melepas jabatan Ketua DPW PKB Jawa Tengah pada Februari 2026.

Massa yang mengatasnamakan barisan pendukung Gus Yusuf bergerak menuju jembatan di sisi barat GSG Bahrul Ulum, lokasi barikade pengamanan berada. Seorang orator sempat mengajak massa menerobos barisan petugas sambil memutar Mars Banser untuk membangkitkan semangat.  

Dorongan massa yang terus bertambah akhirnya membuat barikade jebol. Ketegangan memuncak di depan gedung utama, dengan beberapa kali terjadi aksi saling dorong dan kontak fisik antara petugas keamanan dan demonstran.  

Dalam tuntutannya, massa mendesak Ketua Panitia Muktamar Gus Ipul dan Pimpinan Sidang Muktamar M Nuh mundur dari jabatannya. Mereka meminta keduanya keluar memberikan penjelasan langsung terkait perubahan aturan yang dianggap sepihak.

Setelah hampir tiga jam masa aksi akhirnya membubarkan diri. Mereka sempat mengancam akan kembali membawa massa lebih besar apabila pimpinan sidang tetap memaksakan keputusan tersebut.

Peserta muktamar yang sebelumnya terhalang karena pintu diblokir akhirnya bisa masuk untuk mengikuti jadwal pleno tabulasi AHWA Rais Aam. (*)

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.