NGAWI - Seorang pencari rumput ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (31/7/2026). Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal setelah sepeda motor yang dikendarainya terperosok ke dalam parit.
Korban diketahui bernama Kaidi (67), warga Desa Keniten, Kecamatan Geneng. Saat ditemukan warga, korban berada di dalam parit dengan sebagian tubuhnya tertimpa sepeda motor. Korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melintas di jalan persawahan. Jalan tersebut memang kerap digunakan warga, termasuk korban, untuk menuju lokasi mencari rumput.
Salah seorang warga, Sutomo, mengatakan korban sudah sering melewati jalur tersebut. Ia menduga korban kehilangan kendali hingga masuk ke dalam parit.
Baca Juga : DAMKAR NGAWI CATAT 66 KASUS KEBAKARAN HINGGA JULI 2026
"Korban memang hampir setiap hari melewati jalan persawahan ini untuk mencari rumput. Diduga sepeda motornya terperosok ke parit sehingga kepala korban membentur tepi beton jembatan. Setelah ditemukan warga, kejadian itu langsung dilaporkan ke polisi," ujar Sutomo.
Kapolsek Geneng, Iptu Harli Prabowo, membenarkan adanya peristiwa yang diduga merupakan kecelakaan tunggal dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia.
''Korban telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Sementara itu, petugas juga melakukan penanganan di lokasi guna memastikan penyebab kejadian," kata Iptu Harli Prabowo.
Baca Juga : Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Parit Persawahan Geneng, Diduga Korban Kecelakaan Tunggal
Usai menerima laporan, petugas kepolisian bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan keterangan dan memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Sepeda motor milik korban turut diamankan sebagai barang bukti dan dibawa ke pos polisi terdekat untuk kepentingan penyelidikan. Hingga proses penyelidikan selesai, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.
Editor : JTV Madiun



















