KABUPATEN MADIUN - Seorang pemuda berinisial FYA, warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, menjadi sorotan setelah dilaporkan hilang dari rombongan wisata saat mengikuti tur di Korea Selatan. Informasi tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh pihak biro perjalanan melalui platform Threads.
Dalam unggahannya, biro perjalanan menjelaskan bahwa FYA tidak kembali ke titik pertemuan rombongan sesuai jadwal saat kegiatan wisata berlangsung. Pihak penyelenggara mengaku telah berupaya mencari dan menghubungi yang bersangkutan, namun hingga kini belum berhasil menemukan keberadaannya.
Sebelum dilaporkan hilang, FYA sempat berfoto di sejumlah destinasi wisata di Korea Selatan bersama rombongan. Foto-foto tersebut kemudian turut diunggah sebagai bagian dari kronologi yang disampaikan biro perjalanan.
Pemerintah Desa Bantengan membenarkan bahwa FYA merupakan warga desa setempat. Kepala Desa Bantengan, Hartanto, mengatakan pihaknya pertama kali mengetahui informasi tersebut dari media sosial. Meski belum menerima laporan resmi dari keluarga, pemerintah desa berinisiatif mendatangi rumah orang tua FYA untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
"Kami mengetahui informasi ini dari media sosial. Karena belum ada laporan resmi dari keluarga, kami kemudian mendatangi rumah yang bersangkutan untuk memastikan informasi tersebut sekaligus berkoordinasi apabila diperlukan bantuan dari pemerintah desa," ujar Hartanto.
Sementara itu, ibu FYA, Muatin, mengaku tidak mengetahui rencana keberangkatan putranya ke Korea Selatan. Ia mengatakan baru mengetahui anaknya berada di luar negeri setelah menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai perwakilan biro perjalanan.
"Saya tidak tahu kalau anak saya berangkat ke Korea Selatan. Saya baru mengetahui setelah ada telepon dari pihak yang mengaku dari biro perjalanan. Saat itu saya juga diminta menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah," kata Muatin.
Baca Juga : Harga Telur Anjlok Selama Dua Pekan, Peternak Ayam Petelur di Madiun Mulai Merugi
Muatin mengaku hingga kini belum mendapat kabar langsung mengenai keberadaan putranya. Keluarga berharap FYA segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkomunikasi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi dari otoritas terkait mengenai keberadaan FYA maupun penyebab ia terpisah dari rombongan wisata. Perkembangan kasus tersebut masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut dari pihak-pihak yang berwenang.
Editor : JTV Madiun



















