KOTA MADIUN - Pemerintah Kota Madiun memastikan rehabilitasi sejumlah sekolah berjalan sesuai target. Peninjauan dilakukan langsung terhadap progres rehabilitasi SDN Manguharjo dan SDN Ngegong.
Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau pelaksanaan rehabilitasi bangunan di kedua sekolah tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus menjaga kualitas hasil pembangunan.
Di SDN Manguharjo, rehabilitasi mencakup empat ruang kelas, satu toilet, dan satu perpustakaan dengan anggaran sekitar Rp680 juta. Pekerjaan yang telah berlangsung sekitar dua bulan tersebut masih berada pada tahap struktur bangunan dan tercatat mengalami deviasi minus 0,89 persen.
Pemerintah Kota Madiun meminta pelaksana segera mengejar keterlambatan agar pekerjaan dapat selesai sesuai batas waktu yang ditentukan.
Baca Juga : Diduga Hilang Kendali, Truk Box Muatan Paket Terguling, Tabrak Median dan Tiang PJU
Sementara itu, rehabilitasi di SDN Ngegong menunjukkan progres lebih cepat dengan deviasi positif 1,82 persen. Proyek senilai sekitar Rp513,3 juta tersebut mencakup perbaikan empat ruang kelas. Satu ruang kelas lainnya akan direhabilitasi melalui APBD Kota Madiun.
Selama pekerjaan berlangsung, kegiatan belajar siswa kelas IV, V, dan VI dipindahkan sementara ke sejumlah ruang lain di lingkungan sekolah.
Secara keseluruhan, terdapat sembilan SD yang memperoleh anggaran rehabilitasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah setelah diusulkan Pemerintah Kota Madiun. Dua sekolah telah mulai dikerjakan, sedangkan tujuh lainnya masih menunggu penandatanganan kerja sama.
Baca Juga : Sampah Organik Diolah Jadi Maggot, Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak
Pemkot Madiun akan kembali melakukan pemantauan menjelang pekerjaan selesai untuk memastikan seluruh proyek tepat waktu dan memenuhi standar kualitas bangunan.
Editor : JTV Madiun



















