SIDOARJO - BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo terus memperkuat sinergi bersama insan pers demi menyebarluaskan informasi seputar Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini diwujudkan lewat gelaran media gathering bertajuk “Sinergi Media untuk JKN Berkelanjutan dan Masyarakat Sehat” di Ratabata Culinary & Cafe Company, Ruko Gading Fajar 2, Sidoarjo, Selasa (22/9/2026).
Acara tersebut dihadiri sekitar 40 jurnalis dari berbagai platform, mulai dari media cetak, elektronik, hingga media daring. Selain wadah silaturahmi, forum ini dikemas interaktif untuk memberikan edukasi seputar layanan JKN sekaligus kampanye pentingnya pola hidup sehat.
Mewakili Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Wenan Setyo Nugroho menegaskan bahwa insan pers memegang peranan strategis dalam menyambungkan informasi program dan layanan kesehatan kepada publik.
"Sinergi dan kolaborasi bersama insan media sangat penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai hak, manfaat hingga prosedur pelayanan program JKN," kata Wenan.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo, Mustain. Ia menilai langkah BPJS Kesehatan yang konsisten merangkul media massa sangat tepat, terutama di tengah maraknya disinformasi di media sosial.
"Kami mengapresiasi kegiatan gathering ini dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena masih percaya media mainstream. Di tengah tsunami informasi dan maraknya medsos, media mainstream tetap menjadi acuan masyarakat soal kebenaran informasi," tegas Mustain.
Edukasi Penyakit Kronis hingga Alur Rujukan
Tak sekadar diskusi media, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan. dr. Nurul Hidayati hadir sebagai narasumber yang memaparkan bahaya Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya Diabetes Melitus dan Hipertensi yang marak dijumpai.
Ia mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan secara berkala demi mengendalikan risiko penyakit kronis.
"Pemahaman mengenai faktor risiko sangat krusial. Masyarakat diimbau untuk konsisten menerapkan pola hidup sehat melalui gizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala," imbau dr. Nurul.
Baca Juga : Gen Z dan Gen Alpha Banyuwangi Titip Aspirasi ke Pemkab: Dari Green Ranger hingga Edukasi Sampah untuk PKK
Sementara itu, narasumber lainnya, Rini Purwati, mengupas tuntas teknis pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan. Ia menjelaskan secara rinci alur rujukan serta prosedur teknis yang wajib diketahui peserta JKN saat mengakses fasilitas kesehatan (faskes).
Rini berharap kolaborasi erat bersama jurnalis Sidoarjo dapat terus terjalin secara berkelanjutan.
"Penyampaian informasi publik yang tepat dan edukatif diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Sidoarjo dalam menjaga kesehatan sekaligus memanfaatkan program JKN secara bijak," pungkasnya.
Editor : Iwan Iwe



















