LUMAJANG - Suasana duka masih menyelimuti keluarga Muhammad Ilham, pelajar SMP berusia 16 tahun, warga Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Korban meninggal dunia setelah sebelumnya diduga mengalami perundungan di lingkungan sekolah.
Menurut keterangan keluarga, dugaan perundungan tersebut terjadi pada 18 Mei lalu. Saat itu, korban diduga mengalami pemukulan yang dipicu persoalan sepele, yakni masalah sampah di ruang kelas.
Setelah kejadian, korban sempat menceritakan peristiwa tersebut kepada kakaknya yang berada di Jakarta. Korban juga mengirimkan foto kondisi wajahnya yang tampak lebam. Beberapa hari kemudian, kondisi kesehatannya mulai menurun.
Korban sempat mengeluhkan rasa sakit hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 24 Juni 2026.
Berdasarkan hasil visum dan autopsi, korban diketahui mengalami luka dalam pada bagian kepala. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban.
Sementara itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang telah menetapkan satu orang sebagai tersangka. Tersangka berinisial SLF, berusia 16 tahun, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan perundungan tersebut.
Editor : JTV Jember



















