KABUPATEN MADIUN - Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun mengusulkan penambahan fasilitas keselamatan jalan. Pemasangan penerangan jalan, rambu peringatan, hingga guardrail atau pelindung jalan akan diperjuangkan agar dapat direalisasikan melalui alokasi anggaran pada tahun mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan pihaknya telah menerima usulan dari Pemerintah Desa Segulung terkait peningkatan sarana keselamatan di lokasi yang dinilai rawan kecelakaan tersebut. Menurutnya, jika kebutuhan tersebut mendesak demi keselamatan masyarakat, Dishub akan berupaya memperjuangkan penganggarannya.
"Kami sudah menerima usulan dari Pemerintah Desa Segulung. Apabila memang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, tentu akan kami perjuangkan agar bisa masuk dalam alokasi anggaran," ujar Suryanto.
Suryanto menjelaskan, titik rawan kecelakaan di Kabupaten Madiun tidak hanya berada di Desa Segulung. Sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Dagangan, Kare, hingga Gemarang juga memiliki karakteristik turunan, tanjakan, dan tikungan tajam yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga : DAMKAR NGAWI CATAT 66 KASUS KEBAKARAN HINGGA JULI 2026
Namun, sebagian besar jalur tersebut masih minim fasilitas keselamatan seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan. Kondisi itu dipengaruhi oleh lokasi yang berada di kawasan hutan, keterbatasan jaringan listrik, serta keterbatasan anggaran pembangunan.
Pada tahun anggaran 2026, Dinas Perhubungan juga belum mengalokasikan pembangunan rambu maupun guardrail baru. Prioritas saat ini masih difokuskan pada usulan relokasi lampu penerangan jalan umum (PJU) ke titik-titik yang dinilai lebih membutuhkan.
"Masih banyak ruas jalan yang membutuhkan fasilitas keselamatan. Kendalanya adalah anggaran, kondisi wilayah yang berada di kawasan hutan, serta belum tersedianya jaringan listrik di beberapa lokasi," jelasnya.
Baca Juga : Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Parit Persawahan Geneng, Diduga Korban Kecelakaan Tunggal
Dishub Kabupaten Madiun meminta pemerintah desa aktif mengusulkan titik-titik rawan kecelakaan agar dapat menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran tahun berikutnya. Dukungan dari anggota DPRD juga dinilai penting untuk mempercepat realisasi pembangunan fasilitas keselamatan jalan.
Selain peningkatan infrastruktur, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur pegunungan yang memiliki banyak tikungan dan tanjakan, serta senantiasa mematuhi aturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan.
Editor : JTV Madiun

















