BLITAR - Penantian panjang selama sembilan tahun akhirnya terbayar. Dua kakak beradik asal Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, dipastikan berangkat haji tahun 2026. Salah satunya, Slamet Azali (86), tercatat sebagai jemaah tertua dalam kloter dari Kota Blitar.
Slamet akan berangkat bersama sang adik, Damanhuri (83). Keduanya telah mendaftar haji sejak 2016 dan harus menunggu hampir satu dekade sebelum akhirnya mendapat giliran berangkat ke Tanah Suci.
“Saya sudah tidak sabar ingin menjalankan ibadah haji,” ujar Slamet.
Selama menunggu keberangkatan, Slamet mempersiapkan diri dengan matang. Selain menjaga kondisi fisik, ia juga menyiapkan bekal seperti jamu tradisional untuk menjaga stamina selama menjalankan rangkaian ibadah.
Meski berusia lanjut, petani tersebut mengaku tidak mengalami kendala berarti saat mengikuti manasik haji. Ia merasa cukup siap menghadapi aktivitas fisik selama di Tanah Suci.
Berbeda dengan sang kakak, Damanhuri harus berangkat seorang diri. Ia sebelumnya berencana menunaikan ibadah haji bersama istrinya. Namun, sang istri telah meninggal dunia tiga bulan lalu.
Karena waktu keberangkatan yang sudah dekat, posisi almarhumah tidak bisa digantikan oleh anggota keluarga lain.
“Kami sudah menunggu lama. Semoga ibadah ini lancar dan diterima,” kata Damanhuri.
Meski usia tak lagi muda, keduanya mengaku mantap menjalankan rukun Islam kelima tersebut. Tidak ada permintaan khusus yang mereka panjatkan, selain harapan agar ibadah haji mereka diterima oleh Alloh SWT. (Qithfirul Aziz)
Editor : JTV Kediri



















