KEDIRI - Program keamanan berbasis teknologi resmi diluncurkan di Kota Kediri, Senin (20/4) malam. Kabaharkam Polri Karyoto hadir langsung dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas yang dirangkai dengan launching Ronda Digital 24 Jam berbasis integrasi CCTV di Kecamatan Kota.
Acara tersebut juga dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Kapolres Kediri Kota Anggi Saputra Ibrahim, serta Dandim 0809 Kediri Dhavid Nur Hadiansyah. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah.
Program Ronda Digital menjadi langkah konkret memadukan teknologi modern dengan kearifan lokal. Sistem ini mengandalkan pemantauan CCTV terintegrasi yang didukung partisipasi masyarakat melalui budaya ronda. Tujuannya, menciptakan sistem keamanan lingkungan yang lebih responsif sekaligus mendorong percepatan transformasi smart city berbasis data.
Karyoto menegaskan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Kediri saat ini relatif kondusif. Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari kolaborasi erat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Baca Juga : Perempuan Berdaya, Lingkungan Terjaga: Wali Kota Kediri Pimpin Apel Hari Kartini 2026
“Sinergitas menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Dengan dukungan teknologi seperti ini, deteksi dini bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas berlangsung interaktif. Masyarakat diberi ruang berdialog langsung dengan para pejabat yang hadir. Berbagai aspirasi dan persoalan kamtibmas disampaikan secara terbuka.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sarana kamtibmas secara simbolis. Bantuan ini diharapkan memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat di tingkat lokal.
Baca Juga : Ngopi Kamtibmas di Kediri, Komjen Karyoto Luncurkan Ronda Digital 24 Jam Berbasis CCTV
Melalui forum santai namun substantif ini, komunikasi dua arah antara aparat dan warga diharapkan semakin terbangun. Dengan begitu, setiap persoalan keamanan dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan humanis. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri


















