Platform streaming Netflix tengah mengembangkan serial live-action dari waralaba ikonik Scooby-Doo yang direncanakan tayang pada 2027. Adaptasi pertama dalam format serial ini akan hadir dengan total delapan episode yang mengangkat kisah awal terbentuknya Mystery Inc. melalui pendekatan modern reimagining.
Serial ini dirancang sebagai sebuah prekuel yang berfokus pada masa remaja Shaggy, Daphne, Velma, dan Fred. Cerita bermula dari pertemuan mereka di musim panas terakhir di Camp Ruby-Spears sebelum akhirnya terlibat dalam sebuah misteri besar. Kasus yang mereka hadapi berkaitan dengan seekor anjing Great Dane yang diduga menjadi saksi kejadian supranatural serta dikaitkan dengan peristiwa pembunuhan misterius. Dari titik itulah, keempatnya mulai bekerja sama mengungkap rahasia yang terhubung dengan masa lalu masing-masing.
Berbeda dari versi-versi sebelumnya, serial ini mengusung tone yang lebih gelap dan dewasa dengan genre teen mystery/thriller. Pendekatan ceritanya disebut-sebut memiliki nuansa yang mirip dengan serial remaja modern seperti Riverdale. Proyek ini merupakan kolaborasi besar antara Netflix dan Warner Bros. Television yang diproduksi oleh Berlanti Productions. Nama-nama besar seperti Josh Appelbaum dan Scott Rosenberg didapuk sebagai showrunner sekaligus penulis, didampingi Greg Berlanti sebagai produser eksekutif.
Untuk jajaran pemain, serial ini akan menghadirkan Mckenna Grace sebagai Daphne, Maxwell Jenkins sebagai Fred, Tanner Hagen sebagai Shaggy, dan Abby Ryder Fortson sebagai Velma, serta didukung oleh penampilan Paul Walter Hauser. Proses produksi dijadwalkan mulai berjalan pada April 2026 di Atlanta, Georgia. Meski judul resminya belum diumumkan, sempat beredar rumor bahwa proyek ini akan menggunakan tajuk Scooby-Doo: Origins.
Kehadiran adaptasi terbaru ini memunculkan ekspektasi tinggi dari para penggemar setia waralaba animasi legendaris tersebut. Dengan konsep origin story yang lebih realistis dan berani, serial ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru terhadap kisah klasik Scooby-Doo sekaligus menjangkau generasi penonton yang lebih luas di masa depan. (Amanda Dela)
Editor : Iwan Iwe



















