LUMAJANG - Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Lumajang mengalami nasib tragis pada Selasa (22/9/2026). Aksi pelarian mereka terhenti setelah dikejar dan ditabrak menggunakan mobil oleh suami korban. Insiden mengerikan ini sempat membuat warga sekitar geger karena melibatkan aksi kejar-kejaran berkecepatan tinggi di jalan raya hingga berujung pada kecelakaan fatal yang merenggut nyawa salah satu pelaku.
"Untuk tertutup dari belakang, kemudian si korban, terduga pelaku itu menabrak yang yang telepon, sehingga mengerjakan satu orang minta dan satunya meninggal," ujar IPDA Suprapto selaku Kasi Humas Polres Lumajang.
Peristiwa bermula saat korban bernama Romimah (32), warga Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, tengah beristirahat di sebuah warung di pinggir jalan raya karena merasa kurang enak badan. Korban kemudian menelepon suaminya, Muhammad Holi, setelah mengetahui sepeda motor miliknya dibawa kabur oleh dua orang pelaku.
"Dari si korban ini hendak berangkat ke Probolinggo karena merasa kurang enak badan, kemudian suaminya telepon untuk menunggu si korban itu untuk berhenti di warung untuk diantarkan", ujar Nurul selaku saksi mata.
Mendengar kabar tersebut, sang suami langsung tancap gas melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengepung para pelaku di jalan raya. Dalam aksi nekatnya, mobil yang dikemudikan suami korban menabrak kedua pelaku yang sedang berkendara menggunakan motor.
"Nah, setelah sampai di tempat kejadian itu si istri memberitahukan bahwa sepeda motornya ada yang membawa lari dua orang", tambahnya.
Akibat insiden tersebut, salah satu terduga pelaku bernama Zidan tewas di lokasi kejadian setelah menabrak tiang listrik, sementara rekannya, Dimas, mengalami luka serius hingga patah tulang.
"Akhirnya oleh suaminya dilaksanakan pengejaran dan oleh suaminya dilaksanakan pengejaran juga. Ya untuk tertutup dari belakang", lanjut Nurul.
Petugas kepolisian bersama warga yang berada di lokasi kejadian langsung bergerak cepat untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta mengevakuasi para korban.
"Kemudian si korban juga pelaku itu menabrak yang yang telepon sehingga mengerjakan satu orang minta dan satunya meninggal. Sekitar antara 600 meteran", tegasnya.
Beruntung, suami korban selamat dan tidak mengalami luka-luka usai melakukan aksi nekat tersebut. Meskipun demikian, mobil yang dikendarainya sempat hilang kendali dan menabrak rumah warga sekitar hingga mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian depan kendaraan.
"Untuk kondisi si suaminya untuk sampai di sana tadi masih dalam kita masih untuk kondisinya tidak mengalami, hanya mengalami kerusakan kendaraannya saja", pungkas Nurul.
Editor : Iwan Iwe



















