KOTA MADIUN - Arus balik Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan di sektor transportasi darat. Terminal Tipe A Purboyo, Kota Madiun, bahkan menjadi salah satu pusat keramaian penumpang dengan lonjakan pergerakan yang cukup tinggi.
Berdasarkan data per 25 Maret 2026 atau H+4 Lebaran, jumlah pergerakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP), antarkota dalam provinsi (AKDP), hingga bus pariwisata tercatat mencapai 912 unit. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat setelah perayaan Idulfitri.
Tak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada jumlah kedatangan dan keberangkatan bus yang naik hingga 128 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Lonjakan lebih signifikan justru terlihat pada jumlah penumpang.
Data mencatat, jumlah penumpang yang datang mencapai 20.589 orang, sementara penumpang yang berangkat sebanyak 21.863 orang. Secara persentase, kenaikan penumpang kedatangan mencapai 313,10 persen dan keberangkatan sebesar 316,44 persen dibanding tahun lalu.
Baca Juga : Padatnya Pemudik di Terminal Purboyo, Penumpang Diimbau Waspada Barang Bawaan
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purboyo, Ali Imran, menyebut lonjakan ini menjadi indikasi tingginya aktivitas arus balik tahun ini.
“Terjadi peningkatan yang cukup signifikan, baik dari sisi pergerakan bus maupun jumlah penumpang. Ini menunjukkan mobilitas masyarakat saat arus balik memang sangat tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, tingginya aktivitas tersebut juga menempatkan Terminal Purboyo sebagai salah satu dari 10 simpul transportasi bus terpadat di Indonesia pada masa Lebaran 2026.
Baca Juga : Jelang Arus Mudik Lebaran, Dinkes Jatim Sidak Sanitasi dan Keamanan Pangan di Stasiun serta Terminal Madiun
Menurutnya, kondisi ini menegaskan pentingnya pengelolaan arus transportasi yang optimal, termasuk pengawasan dan pelayanan kepada penumpang agar tetap berjalan aman dan lancar.
Dengan tingginya pergerakan tersebut, pihak terminal bersama instansi terkait terus berupaya meningkatkan koordinasi guna memastikan kelancaran arus balik, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang kembali ke kota tujuan masing-masing.
Editor : JTV Madiun



















