PONOROGO - Sebuah mobil pick-up Suzuki Carry bernomor polisi AE 9331 SK ludes terbakar di area pabrik batu coral, Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Rabu (29/7/2026) pagi. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran sekaligus menelusuri identitas pemilik dan keberadaan pengemudi yang diduga meninggalkan kendaraan sebelum insiden terjadi.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Berdasarkan rekaman video amatir warga, kobaran api dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh bagian kendaraan. Beberapa kali terdengar suara ledakan dari dalam mobil yang diduga berasal dari komponen kendaraan, sehingga menarik perhatian warga sekitar untuk mendatangi lokasi.
Salah seorang saksi, Nur Yasin, mengatakan api sudah membesar saat pertama kali diketahui. Warga sempat berupaya membantu, namun kobaran api terlalu besar sehingga kendaraan tidak dapat diselamatkan.
"Saat saya mengetahui kejadian, api sudah membesar dan membakar hampir seluruh mobil. Beberapa kali terdengar suara ledakan dari dalam kendaraan sehingga warga berdatangan ke lokasi untuk melihat kejadian," ujar Nur Yasin.
Baca Juga : Kandang Ayam Pedaging di Magetan Terbakar, 36 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Capai Rp3 Miliar
Pemilik pabrik batu coral, Dwi Cahyo, mengaku tidak mengenal pemilik maupun pengemudi mobil tersebut. Saat kejadian dirinya juga tidak berada di lokasi. Menurutnya, area pabrik yang relatif sepi pada malam hingga pagi hari kerap dijadikan tempat singgah oleh orang yang tidak dikenal.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), mobil tersebut masuk ke area pabrik sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi normal. Tidak lama kemudian, kendaraan itu terbakar.
"Dari rekaman CCTV terlihat mobil masuk ke area pabrik dalam kondisi masih baik. Beberapa saat kemudian baru muncul kobaran api. Kami tidak mengetahui siapa pemilik ataupun pengemudi kendaraan tersebut," kata Dwi Cahyo.
Baca Juga : Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Asal Magetan Ditahan Polres Madiun Kota
Menerima laporan masyarakat, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Selain mengungkap penyebab kebakaran, polisi juga masih menelusuri identitas pemilik serta keberadaan pengemudi yang diduga meninggalkan kendaraan sebelum insiden terjadi. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kendaraan tersebut untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.
Editor : JTV Madiun



















