Bongko kacang merupakan makanan tradisional berbahan kacang tolo atau kacang gude yang cukup populer di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Kudapan ini banyak ditemukan di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan cita rasa gurih dan tekstur padat yang khas serta cara penyajian yang serupa.
Bongko kacang tolo umumnya berbentuk seperti botok. Bahan utamanya adalah kacang tolo atau kacang gude yang direndam semalaman lalu direbus hingga empuk. Setelah itu, kacang ditumbuk kasar dan dicampur dengan kelapa parut setengah tua serta aneka bumbu rempah.
Bumbu yang digunakan antara lain bawang merah, bawang putih, kencur, ketumbar, gula merah, garam, serta cabai rawit utuh yang kemudian dihaluskan. Campuran tersebut dibungkus menggunakan daun pisang, biasanya ditambahkan satu lembar daun salam didalamnya untuk memperkuat aroma, lalu dikukus sekitar 30 menit hingga matang.
Ciri khas bongko kacang terletak pada aromanya yang harum dari daun pisang dan daun salam saat bungkus dibuka. Rasanya didominasi gurih dari kelapa parut, berpadu dengan sentuhan pedas dan aroma rempah yang khas. Teksturnya padat dan berbutir dari kacang yang masih terasa, sehingga cocok disajikan sebagai lauk pendamping nasi, teman pecel, maupun sebagai jajanan tradisional.
Baca Juga : Timus, Kudapan Legendaris Berbahan Ubi Jalar yang Tetap Eksis dan Bergizi
Di sejumlah daerah, bongko kacang kerap dijumpai di pasar tradisional pada pagi hari. Harganya relatif terjangkau berkisar Rp2.000 – Rp5.000 dan biasanya dijual per bungkus dengan ukuran kecil hingga sedang. Banyak penjual masih mempertahankan teknik membungkus manual menggunakan daun pisang segar agar aroma tetap terjaga saat dikukus.
Selain sebagai lauk, bongko kacang juga kerap dinikmati sebagai camilan sore hari. Cita rasanya yang gurih dengan sentuhan pedas ringan membuatnya pas disantap bersama teh hangat atau kopi. Tak sedikit masyarakat yang menjadikannya menu nostalgia karena sering hadir dalam hajatan, kenduri, maupun kegiatan warga sejak dahulu.
Di tengah maraknya jajanan modern, bongko kacang tetap bertahan sebagai bagian dari kekayaan kuliner tradisional Jawa. Keberadaannya menjadi bukti bahwa makanan sederhana berbahan kacang dan kelapa mampu menghadirkan cita rasa khas yang tak lekang oleh waktu. (Amanda Dela)
Baca Juga : Tepo Kecap Ngawi: Kuliner Legendaris Berbentuk Prisma dengan Kuah Rempah Cam-caman yang Khas
Editor : Iwan Iwe



















