Industri film horor Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film terbaru berjudul Tumbal Proyek. Film produksi Dee Company yang digarap oleh Jeropoint ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 13 Mei 2026, dengan janji menghadirkan ketegangan yang berbeda dari film horor konvensional.
Poster resmi yang telah dirilis menampilkan visual mengerikan berupa tumpukan tubuh para pekerja proyek dengan latar belakang jembatan besar di area perbatasan. Nuansa gelap dan mencekam dalam poster tersebut menjadi daya tarik utama bagi para pencinta genre misteri.
Melalui akun Instagram resminya, pihak produksi membagikan potongan narasi yang memicu rasa penasaran penonton.
“Proyek belum selesai. Korban bertumpuk. Aroma mayat tercium. Di perbatasan antarpulau, semuanya dimulai,” tulis unggahan @deecompany_official dalam sesi first look film tersebut.
Baca Juga : Film Horor 'Rajah' Siap Teror Bioskop, Padukan Unsur Mistis dan Keluhuran Budaya Jawa
Terinspirasi Kisah Nyata di Perbatasan Surabaya-Madura
Tumbal Proyek terinspirasi dari desas-desus dan kisah nyata yang berkembang di kawasan perbatasan Surabaya dan Madura. Cerita ini menyoroti proyek konstruksi yang seharusnya membawa kemajuan, namun justru terperosok dalam kesesatan.
Dalam alur ceritanya, satu per satu pekerja mulai menghilang secara misterius tanpa jejak. Sebanyak 21 orang dilaporkan hilang, menumbuhkan kejanggalan dan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Isu mistis pun menyeruak; banyak warga berasumsi bahwa para pekerja yang hilang tersebut dijadikan tumbal pembangunan melalui praktik ilmu hitam dan ritual terlarang.
Film ini mengajak penonton menyelami konflik psikologis dan spiritual yang intens, sekaligus mempertanyakan moral manusia saat mengejar ambisi dan keuntungan materi.
Sentuhan Jeropoint: Horor Atmosferik Tanpa Sekadar 'Jumpscare'
Jeropoint, yang dikenal sebagai kreator kisah horor viral di platform X (dahulu Twitter), turun langsung sebagai sutradara dalam proyek ini. Namanya sudah tidak asing di kalangan pencinta cerita mistis daring karena sejumlah karyanya telah sukses diadaptasi ke layar lebar.
Lewat Tumbal Proyek, Jeropoint menghadirkan pendekatan horor yang tidak hanya mengandalkan kejutan instan atau jumpscare, tetapi lebih membangun ketegangan melalui atmosfer, misteri yang berlapis, serta isu sosial yang relevan dengan masyarakat lokal.
Perpaduan antara mitos lokal, tragedi kemanusiaan, dan konflik ambisi membuat film ini berpotensi meninggalkan kesan mendalam sekaligus rasa merinding yang sulit dilupakan. (Pasya Aulia)
Editor : Iwan Iwe



















