Menu
Pencarian


Malaysia Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,75 Juta Mulai Juni 2027

Portaljtv.com - Senin, 12 Oktober 2026 11:42
Malaysia Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,75 Juta Mulai Juni 2027
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan pengumuman kenaikan upah minimum bulanan menjadi 2.000 ringgit atau sekitar Rp8,75 juta mulai Juni 2027. (Foto: AP/Kantor Perdana Menteri)

KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia mengumumkan kebijakan kenaikan standar upah minimum bulanan nasional menjadi 2.000 ringgit atau sekitar Rp8,75 juta yang mulai berlaku pada Juni 2027 mendatang.

"Pemerintah telah menyetujui kenaikan upah minimum dari 1.700 ringgit menjadi 2.000 ringgit, dan ketentuan baru ini akan memberikan manfaat bagi lebih dari empat juta pekerja," ujar Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Besaran baru tersebut meningkat dari ketentuan sebelumnya yang berada di angka 1.700 ringgit atau sekitar Rp7,44 juta per bulan, sehingga memberikan tambahan pendapatan sekitar 300 ringgit setiap bulannya bagi para pekerja.

"Upaya untuk mengendalikan tekanan biaya hidup juga diperkuat melalui peningkatan upah minimum dan langkah-langkah untuk memastikan bahwa mahasiswa menerima upah yang layak, bersama dengan berbagai inisiatif dan reformasi penting lainnya," imbuhnya.

Selain kenaikan upah minimum umum, pemerintah Malaysia juga menetapkan standar pengupahan khusus sebesar 2.500 ringgit atau sekitar Rp10,94 juta per bulan bagi pekerja kategori semiterampil serta lulusan perguruan tinggi.

"Selain itu, standar upah di Government-Linked Investment Company (GLIC) dan Government-Linked Company (GLC) naik menjadi RM 3.400 atau sekitar Rp 14,88 juta per bulan," jelas pihak pemerintah dalam dokumen anggaran.

Kebijakan strategis ini merupakan bagian dari rangkaian Anggaran Belanja Persekutuan Malaysia 2027 yang dirancang untuk memperkuat jaring pengaman sosial serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

"Anggaran 2027 yang saya persembahkan hari ini adalah langkah penting dalam upaya berkelanjutan pemerintah MADANI untuk meningkatkan martabat setiap warga Malaysia, dengan aspirasi untuk mencapai langit dan menanamkan akar di bumi," jelas Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam unggahan Instagram pribadinya, Sabtu (10/10/2026).

Di samping penyesuaian upah pekerja, pemerintah juga menyiapkan alokasi anggaran besar untuk subsidi bahan bakar, bantuan sosial, serta perluasan keringanan pajak individu guna meringankan beban biaya hidup rakyat.

"Insha-Allah, semua mesin pemerintah MADANI akan terus bekerja keras untuk memperkuat ekonomi negara dan memastikan bahwa buah kemakmuran dibagikan secara adil kepada setiap warga Malaysia," tegasnya. (Tengku Abdillah Ayyub)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.