JEMBER - Prestasi ini diraih Ahmad Muqorrobin Alamsyah dalam ajang Kompetisi Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syekh Wasil Kediri.
Dalam karyanya, Muqorrobin menyoroti persoalan kemampuan numerasi siswa, khususnya dalam memahami konsep pecahan. Ia kemudian mengembangkan gagasan media pembelajaran visual menggunakan ilustrasi buah dan pizza yang dibagi menjadi beberapa bagian.
Media ini dirancang untuk membantu siswa memahami konsep pecahan secara lebih mudah dan konkret.
Penelitian tersebut dikembangkan untuk menjawab tantangan kepercayaan diri siswa saat belajar. Kesalahan dalam menggunakan media pembelajaran dapat memicu rasa takut gagal, terlebih ketika siswa mendapat ejekan dari teman sebaya.
Karena itu, karya ini tidak hanya menawarkan media pembelajaran, tetapi juga menekankan pentingnya membangun keberanian dan ketahanan psikologis siswa dalam proses belajar.
Penelitian dikembangkan menggunakan metode Research and Development atau R&D dengan model Four-D. Uji coba media dilakukan di sekolah wilayah Bondowoso.
Bagi Muqorrobin, prestasi ini menjadi dorongan untuk terus mengembangkan gagasan pembelajaran yang inovatif. Ia juga menilai bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI dalam dunia akademik sebaiknya tetap ditempatkan sebagai alat bantu berpikir dan berdiskusi, bukan sebagai pengganti proses membaca, menulis, dan berkarya.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Editor : JTV Jember





















