Setelah lima hari pencarian, Ponirin, 50 tahun, pekerja pemecah batu yang hanyut di Sungai Badeng, Kecamatan Songgon, Banyuwangi akhirnya berhasil ditemukan, Selasa (9 Desember 2025).
Ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia berjarak kurang lebih 30 kilometer dari lokasi awal hanyut. Posisi tubuhnya terkubur pasir sungai dan hanya menyisakan telapak kaki yang terlihat dipermukaan.
Kapolresta Banyuwangi , Kombes Pol Rama Samtama Putra mengatakan korban ditemukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sumberbulu, Bripka Fathoni, bersama Kepala Desa Sumberbulu dan tim relawan Bospro yang saat itu ikut membantu pencarian. Korban ditemukan di aliran sungai Desa Gladag, Rogojampi sekitar pukul 09.00 WIB.
"Saat itu tim melakukan pencarian dengan perahu karet. Saat penyisiran itu, tim melihat adanya sebuah kaki yang terangkat diantara bebatuan dan terkubur pasir tepian aliran sungai," kata Rama.
Baca Juga : Hari ke-7 Operasi SAR, 13 Korban Termasuk Dua Bagian Tubuh Ditemukan di Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Tim untuk ditindaklanjuti. Setelahnya dengan alat sekop tim mengeruk sedimen yang mengubur tubuh tersebut.
"Setelah terlihat dipastikan itu adalah korban. Jenazah kemudian dievakuasi," ujar Rama.
Baca Juga : DPR RI Dorong Peningkatan Fasilitas SAR dan Pembenahan Infrastruktur Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk
Kepala Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setya Budi menambahkan dengan ditemukannya korban maka pencarian resmi ditutup. "Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR resmi ditutup," tandasnya.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi



















