Menu
Pencarian


Konjen Jepang Takonai Susumu Monev Bantuan Pendidikan di Pacitan

JTV Pacitan - Jumat, 18 September 2026 13:45
Konjen Jepang Takonai Susumu Monev Bantuan Pendidikan di Pacitan
Konjen Jepang bersama WABPIM melakukan monev di SDN Baleharjo dan MI GUPPI Jatimalang. (Foto:Yosep Dwi)

PACITAN - Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya tak hanya memberikan bantuan satu unit mobil Unit Donor Darah (UDD) senilai Rp695 juta kepada PMI Kabupaten Pacitan. Bantuan melalui program kerja sama Pemerintah Jepang juga menyentuh sektor pendidikan.

Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Takonai Susumu, melakukan monitoring dan evaluasi atau monev terhadap sejumlah lembaga pendidikan penerima bantuan Pemerintah Jepang di Kabupaten Pacitan, Jumat (18/9/2026) pagi.

Monev dilakukan di SD Negeri Baleharjo, Kecamatan Pacitan, serta MI GUPPI Jatimalang di Kecamatan Arjosari. Kegiatan ini untuk melihat secara langsung pemanfaatan fasilitas pendidikan yang sebelumnya dibangun melalui bantuan Pemerintah Jepang.

Di SD Negeri Baleharjo, bantuan Pemerintah Jepang pada 2005 digunakan untuk pembangunan gedung dua lantai. Bangunan tersebut hingga kini masih dimanfaatkan sebagai ruang kegiatan pembelajaran. Kepala SDN Baleharjo, Suranto, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Jepang terhadap dunia pendidikan di Pacitan.

Baca Juga :   Konjen Jepang Serahkan Mobil Unit Donor Darah Senilai Rp695 Juta untuk PMI Pacitan

"Terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Jepang, dalam hal ini Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, yang sudah berkenan berkunjung ke SD Negeri Baleharjo terkait dengan bantuan melalui WABPIM (Siwi Rochani)pada tahun 2005 berupa pengadaan bangunan dua lantai yang saat ini kita manfaatkan sebagai tempat kegiatan pembelajaran," ujar Suranto.

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di masa mendatang. "Kami berharap di lain kesempatan, di masa-masa yang akan datang, kerja sama ini tetap bisa kita laksanakan," imbuhnya.

Sementara itu, di MI GUPPI Jatimalang, rombongan juga meninjau pemanfaatan bantuan berupa empat ruang kelas baru yang telah selesai dibangun dan diresmikan pada 2025. Kepala MI GUPPI Jatimalang, Much. Irkam, mengatakan ruang kelas baru tersebut kini telah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan memberikan suasana belajar yang lebih nyaman bagi siswa.

Baca Juga :   Wisuda ke-27 STKIP PGRI Pacitan, 455 Mahasiswa Lulus dari 7 Program Studi

"Saya mewakili keluarga besar MI GUPPI Jatimalang mengucapkan terima kasih atas kunjungan Konjen Jepang yang telah melakukan monev ke MI Jatimalang, sekaligus atas bantuan yang telah diberikan berupa ruang kelas baru," kata Irkam.

Ia menyebut, keberadaan empat ruang kelas baru tersebut telah memberikan manfaat langsung bagi siswa. "Alhamdulillah, ruang kelas baru sudah dipergunakan oleh anak-anak. Mereka merasa nyaman dan senang ketika mengikuti kegiatan pembelajaran," lanjutnya.

Irkam berharap dukungan Pemerintah Jepang terhadap peningkatan kualitas pendidikan di MI GUPPI Jatimalang dapat terus memberikan dampak positif bagi para siswa. "Semoga apa yang diharapkan oleh Pemerintah Jepang untuk meningkatkan pendidikan, terutama di MI Jatimalang, dapat tercapai. Anak-anak ini menjadi generasi yang tangguh dan menjadi generasi yang unggul," pungkasnya.

Baca Juga :   Perubahan APBD 2026 Pacitan Disahkan, Belanja Daerah Tembus Rp1,638 Triliun

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Konjen Jepang di Pacitan. Sebelumnya, Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya menyerahkan bantuan satu unit mobil UDD senilai Rp695 juta kepada PMI Kabupaten Pacitan serta melakukan monitoring bantuan air bersih di Desa Sidomulyo. (Edwin Adji)

Editor : JTV Pacitan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.