SURABAYA - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. Adhy Karyono, A.KS, menyerahkan penghargaan Jamsostek Awards tahun 2026, untuk kategori pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, badan usaha besar dan menengah, serta badan usaha mikro kecil di Jawa Timur.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan badan usaha yang berkomitmen memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek).
Para pemenang Jamsostek Awards 2026 untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota diraih Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bojonegoro, dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Sedangkan kategori Pemerintah Desa diraih Desa Tulungrejo (Kota Batu), Desa Dukuh Dempok (Jember), dan Desa Trewung (Kabupaten Pasuruan). Sementara itu, kategori Badan Usaha Besar Menengah diraih oleh PDAM Kota Madiun, Wahyu Manunggal Sejati (Kabupaten Pasuruan), dan Pelabuhan Indonesia Regional 3 (Surabaya).
Sedangkan penghargaan untuk kategori Badan Usaha Kecil Mikro diraih oleh Sinai Supra Industri (Jombang), Mesta Menggala Food (Kota Malang), dan Brawijaya Lestari (Kota Batu).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. Adhy Karyono, A.KS menegaskan hal yang paling mendasar dalam penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan kepada masyarakat dan para pelaku usaha.
"Paling penting adalah sosialisasi dan edukasi secara masif. Kita harus membangun kesadaran bersama bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan ini adalah perlindungan mutlak untuk diri kita sendiri dan keluarga," ujar Sekdaprov Jatim.
Guna mewujudkan cakupan kepesertaan yang inklusif dan menyeluruh, Sekdaprov Jatim menekankan pentingnya sinergitas multisektor. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari dunia usaha.
Baca Juga : Cukup Antre Online, Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Lebih Praktis
"Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kerja sama, kolaborasi, dan integrasi dengan Pemerintah Daerah, Badan Usaha, hingga Pemerintah Desa dapat menghasilkan peningkatan cakupan kepesertaan yang signifikan. Semoga Jawa Timur bersama para pemenang Jamsostek Award tahun ini dapat menularkan semangat serta praktik-praktik baik ini agar kita sama-sama saling mendukung perlindungan pekerja," tegasnya.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja, mengatakan perluasan perlindungan pekerja membutuhkan sinergi seluruh pihak. Berdasarkan data Universal Coverage Jamsostek Jawa Timur, terdapat sekitar 21 juta pekerja, sementara yang telah terlindungi secara aktif baru sekitar 5,686 juta pekerja (Universal Coverage Jamsostek sebesar 27%).
“Jamsostek Award bukan sekadar penghargaan, tetapi apresiasi atas komitmen dan kolaborasi berbagai pihak. Penghargaan ini bukan garis akhir, melainkan momentum untuk terus memperluas perlindungan bagi pekerja, termasuk sektor informal,” ujar Irvansyah.
Penghargaan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek di Jawa Timur. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















