SIDOARJO - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode 2026-2029 resmi dilantik di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo pada Senin (14/9/2026). Pelantikan ini menyusul terpilihnya Muchammad Rafi Wibisono secara aklamasi melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub), dengan target membawa kontingen Sidoarjo meraih posisi dua besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 di Surabaya.
Ketua Umum KONI Sidoarjo yang baru, Muchammad Rafi Wibisono, menyatakan bahwa pembinaan atlet harus berjalan bertahap dan menghindari prestasi instan. Untuk menghadapi Porprov 2027, ia menyiapkan pemetaan potensi atlet, pelatih, program latihan, serta sarana prasarana guna menentukan kebutuhan dan peluang prestasi setiap cabang olahraga.
"Kualitas pernah menjadi posisi yang kedua. Harus wajib dan hukumnya, kita selalu optimis. Saya selalu ketua KONI Sidoarjo selalu optimis bagaimana mengembalikan prestasi ini, karena yang kita ketahui bahwa Sidoarjo ini gudangnya para atlet," ujar Wibisono.
Tak hanya itu, untuk memperkuat latihan, KONI Sidoarjo juga akan menjaring bibit atlet dari seluruh wilayah kabupaten, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga satuan pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Langkah ini dinilai sangat penting agar potensi besar yang ada di daerah tidak lepas ke kota atau kabupaten lain.
"Kalau tidak kita manfaatkan, maka kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh kota yang lain, kabupaten yang lain. Maka saya harus bisa menjaga atlet-atlet saya dari aspek pembinaannya, dari aspek kesejahteraannya, biarkan atlet-atlet ini tidak keluar ke kota yang lain," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KONI Jatim, M. Nabil, turut memberikan pandangannya mengenai potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi di Jawa Timur. Menurutnya, Sidoarjo memiliki kontribusi yang sangat signifikan bagi perkembangan olahraga regional maupun nasional.
"Sidoarjo itu juara sejati, juara itu juara dua, saya bilang, asalkan juaranya Surabaya. Saya belum lahir sudah dapat piala besar di sana, itu terlalu bisa optimis karena keberhasilan Sidoarjo itu adalah keberhasilan Jawa Timur pada hakikatnya," ungkap Nabil.
Sebagai daerah yang dikenal sebagai gudangnya atlet Porprov, Bupati Sidoarjo Subandi meminta kepada pengurus baru KONI Sidoarjo agar dapat menjalankan organisasi secara transparan serta mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan menyongsong Porprov sejak tahun 2026 ini.
"Kita harus pertahankan, bagaimana caranya? Ya kita koperasi semuanya, memberikan support semuanya, pemerintah memberikan dukungan, swasta memberikan dukungan, terutama pengurus KONI solid, kabupaten solid. Kalau itu dijalankan, saya yakin semua akan selesai," pungkas Subandi.
Editor : Iwan Iwe



















