Menu
Pencarian

Kisah Sukses Ibu Rumah Tangga Kediri Bangun Usaha Bawang Lanang Sejak Pandemi

JTV Kediri - Selasa, 11 November 2025 12:45
Kisah Sukses Ibu Rumah Tangga Kediri Bangun Usaha Bawang Lanang Sejak Pandemi
Produk Bawang Lanang milik Sri Ayuni. (Foto :Beny Kurniawan)

KEDIRI - Seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Kota Kediri, berhasil membangun usaha bawang lanang atau bawang tunggal yang tetap eksis hingga saat ini. Sri Ayuni memulai bisnis ini di tengah pandemi COVID-19 dan kini telah berkembang dengan pesat, melayani permintaan dari berbagai daerah, termasuk rumah sakit di Bogor dan Jakarta.

Bawang lanang merupakan varietas bawang putih yang hanya memiliki satu siung besar dalam setiap umbinya. Dibandingkan bawang putih biasa, bawang lanang memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat. Bawang ini juga dipercaya memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi, terutama senyawa aktif allicin yang bermanfaat bagi kesehatan.

Sri Ayuni mengawali usahanya dengan memanaskan bawang pilihan selama 12 hari sebelum dikirim ke pelanggan. Proses tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas dan daya tahan produk. Berkat ketekunannya, ia kini mampu menyuplai bawang lanang dan bawang hitam ke sejumlah rumah sakit di Bogor dan Jakarta.

Baca Juga :   Hujan Deras Picu Gagal Panen, Harga Cabai Rawit di Kediri Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

Tak hanya itu, Sri Ayuni juga memperluas pemasarannya dengan menyediakan bawang lanang dalam kemasan yang dijual di sejumlah swalayan di Kota Kediri. Langkah ini membantunya menjangkau lebih banyak pelanggan secara lokal.

Mengenai harga, Sri Ayuni menjual bawang lanang seharga Rp85.000 per 2 ons, atau Rp425.000 per kilogram. Sementara untuk bawang hitam biasa, harganya Rp25.000 per seperempat kilogram. Dalam sebulan, ia mampu menjual 50 hingga 60 kilogram bawang lanang dan bawang hitam.

Sri Ayuni, Pengusaha Bawang Lanang, mengatakan: "Saya bersyukur usaha ini bisa bertahan dan berkembang sejak pandemi. Dengan ketekunan dan menjaga kualitas, Alhamdulillah sekarang sudah ada pelanggan tetap, termasuk dari rumah sakit di Bogor dan Jakarta."

Baca Juga :   Baru Dibuka, 4 Ribu Tiket Mudik Lebaran di Stasiun Kediri Sudah Ludes Terjual

Usaha Sri Ayuni menjadi bukti bahwa peluang bisnis dapat dimanfaatkan di tengah situasi sulit, seperti pandemi. Dengan inovasi dan konsistensi, bisnis bawang lanang ini tidak hanya bertahan tetapi juga terus berkembang.(Beny Kurniawan)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.