SURABAYA - DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur mengapresiasi capaian kinerja Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dalam satu tahun kepemimpinan periode kedua. Apresiasi tersebut disampaikan Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana, dalam program Jatim Gaspol yang digelar JTV, Jumat (20/2/2026) malam.
Bagus menyebut, prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama setahun terakhir cukup membanggakan. Bahkan, menurutnya, jumlah penghargaan yang diraih hampir menyentuh 200 capaian di berbagai level.
“Kalau prestasi, insyaallah sudah cukup banyak. Bahkan catatan terakhir hampir 200 prestasi yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, baik lokal, nasional, bahkan internasional,” puji Bagus.
Selain apresiasi, Bagus juga memberikan sejumlah catatan strategis. Di sektor ekonomi, ia mengakui pemulihan pascapandemi di Jawa Timur tergolong cepat dengan pertumbuhan di atas 5 persen. Namun, menurutnya, pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya berdampak pada penurunan angka pengangguran.
“Pertumbuhannya di atas 5 persen, sekitar 5,9 persen. Tetapi ini yang menjadi PR kita bersama, ternyata dengan bertumbuhnya ekonomi itu pengangguran masih relatif tinggi,” ujarnya.
Catatan kedua berkaitan dengan ketimpangan pembangunan antarwilayah. Bagus menilai, dengan cakupan 38 kabupaten/kota dan ratusan kecamatan, pemerataan pembangunan masih perlu diperkuat, terutama antara wilayah perkotaan dan pedesaan serta kawasan utara dan selatan Jawa Timur.
Selain itu, Bagus juga menyoroti tingginya angka perceraian di Jawa Timur. Ia mendorong agar program ketahanan keluarga yang telah digagas Pemprov dapat diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga : Setahun Khofifah - Emil: Data Bicara, Ekonomi Tumbuh Dan Akses Transportasi Makin Merata
“Ibu Khofifah punya program namanya program ketahanan keluarga yang salah satunya ini adalah untuk mengantisipasi atau mengurangi angka perceraian itu agar tidak bertambah. Harapan kami, bagaimana program ketahanan keluarga ini disinergikan dengan para stakeholder agar bisa menekan angka perceraian di Jawa Timur,” imbuh Bagus.
DPW PKS Jatim berharap, memasuki tahun kedua kepemimpinan Khofifah-Emil, berbagai capaian dapat terus ditingkatkan, sekaligus menjawab sejumlah tantangan strategis yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. (*)
Editor : A. Ramadhan



















