KEDIRI - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram membuat warga di Kota Kediri harus rela mengantre berjam-jam untuk mendapat pasokan LPG.
Antrean panjang ini terjadi di pangkalan LPG Nur Aliyah, Jalan Betet-Bawang, Pakunden, Kota Kediri pada Jumat (20/9/2024).
Warga yang biasanya mudah mendapatkan gas elpiji, kini terpaksa harus datang lebih awal dan menunggu lama karena terbatasnya pasokan.
Menurut pemilik pangkalan, Nur Aliyah, pengurangan pasokan dari agen menjadi penyebab kelangkaan ini.
Baca Juga : Jelang Lebaran, Pemkot Kediri Buka Posko Aduan THR 24 Jam
"Ada pengurangan kuota dalam pengiriman pasokan, itu sangat terasa ya bagi kami yang sangat butuh LPG untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya
Biasanya, pangkalan tersebut menerima 12 kali pengiriman gas elpiji setiap bulannya, namun kini hanya mendapatkan 11 pengiriman.
Selain itu terjadi pengurangan jumlah pengiriman ke pangkalan yang biasanya menerima sekitar 100 hingga 150 kini menjadi 80 hingga 130.
Baca Juga : Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Puluhan Personel Polres Kediri Kota Jalani Tes Urine Mendadak
"Untuk harganya tetap Rp16.000 cuma kuota pasokannya saja yang dikurangi," ungkapnya.
Nur Aliyah juga mengaku tidak dapat mengirim pasokan untuk toko-toko seperti biasanya, karena banyaknya warga yang sudah mengantre di pangkalannya.
"Saya biasanya kirim ke toko 10, sekarang sudah saya kurangi jadi 5, terus ditambah banyak orang udah antre disini jadi tidak bisa kirim ke toko-toko," tambahnya.
Baca Juga : Ringankan Beban Lansia, Presiden Prabowo Berikan 200 Unit Becak Listrik untuk Warga Kediri
Pengurangan yang sudah berlangsung selama empat bulan ini membuat kebutuhan warga yang semakin meningkat menjadi tidak tercukupi.
"Saya sudah empat kali cari ke toko-toko banyak yang kosong, ini saja baru dapat setelah cari 2 hari," keluh Rudi, salah satu warga yang ikut mengantre.
Rudi yang juga memliki usaha nasi tumpeng ini harus menjeda usahanya karena kelangkaan gas elpiji yang mengakibatkan ia tidak dapat melakukan produksi.
Baca Juga : Gurihnya Kue Apang Panas Khas Bugis, Takjil Primadona Warga Pare Kediri Saat Ramadan
Ia juga menyampaikan harapannya agar pasokan gas elpiji di Kota Kediri segera ditambah sehingga mereka tidak lagi kesulitan mendapatkan tabung gas untuk kebutuhan sehari-hari.
Kelangkaan ini juga membuat banyak warga khawatir akan dampaknya pada harga yang mungkin ikut melonjak jika pasokan tidak segera stabil.
Pihak pangkalan sendiri mengaku tidak mengetahui alasan pasti mengapa terjadi pengurangan pasokan dari agen.
Baca Juga : Semarakkan Tadarus Ramadan, Koramil Pesantren Kediri Bagikan 400 Mushaf Al-Qur'an ke Masjid dan Musala
Mereka berharap agar distribusi gas elpiji 3 kilogram di wilayah Kota Kediri bisa kembali normal dalam waktu dekat, sehingga antrean panjang warga bisa teratasi.(Beny Kurniawan/Selvina Apriyanti)
Editor : Iwan Iwe



















