MAGETAN - Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam pedaging milik Agus Rofiq di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Rabu (29/7/2026) pagi. Kobaran api menghanguskan hampir seluruh bangunan kandang dan menyebabkan sekitar 36 ribu ekor ayam mati terpanggang. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp3 miliar.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan kandang yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar. Warga yang mengetahui kejadian sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api yang semakin besar membuat upaya tersebut tidak berhasil.
Salah seorang saksi mata, Mislan, mengaku pertama kali mengetahui kebakaran saat hendak berangkat ke sawah. Awalnya ia mengira kepulan asap berasal dari lahan tebu di sekitar lokasi.
"Awalnya saya melihat asap dan mengira berasal dari kebakaran lahan tebu. Setelah saya dekati ternyata api sudah membakar kandang ayam. Warga langsung berusaha membantu memadamkan, tetapi apinya sudah terlalu besar," ujar Mislan.
Baca Juga : Kandang Ayam Pedaging di Magetan Terbakar, 36 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Capai Rp3 Miliar
Di tengah kebakaran, beberapa kali terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas untuk peralatan pemanas kandang. Tiupan angin dari arah selatan membuat api semakin cepat merambat hingga dalam waktu kurang dari satu setengah jam seluruh bangunan kandang ludes terbakar.
Sebelum kejadian, sebagian ayam telah dipindahkan ke kandang lain untuk proses pembesaran. Namun sekitar 36 ribu ekor ayam yang masih berada di dalam kandang tidak sempat diselamatkan dan mati terpanggang. Selain memusnahkan ribuan ayam, kebakaran juga menghancurkan bangunan kandang beserta berbagai peralatan peternakan.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya menjinakkan api agar tidak merambat ke bangunan lain. Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Baca Juga : Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Asal Magetan Ditahan Polres Madiun Kota
"Kami melakukan pemadaman sekaligus pendinginan agar tidak terjadi kebakaran susulan. Dugaan sementara, api berasal dari oven pemanas berbahan bakar kayu yang digunakan di dalam kandang. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian," kata petugas pemadam kebakaran, Dovi Saputra.
Hingga siang hari, petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada sumber api dari oven pemanas berbahan bakar kayu yang digunakan untuk menjaga suhu kandang.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para peternak, agar lebih berhati-hati dalam penggunaan alat pemanas maupun sumber api di lingkungan peternakan. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa, mengingat kandang umumnya didominasi material yang mudah terbakar.
Editor : JTV Madiun



















