PACITAN - Upaya membangun ketahanan pangan berbasis keluarga mulai digerakkan dari lingkungan permukiman. Dusun Nitikan, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, ditetapkan sebagai lokasi percontohan Program Kampung Pangan Lestari di Kabupaten Pacitan.
Program tersebut resmi diluncurkan oleh Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah di RT 02 RW 03, Dusun Nitikan, Sabtu (17/10/2026). Melalui program ini, masyarakat didorong memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Kampung Pangan Lestari tidak hanya berfokus pada kegiatan bercocok tanam. Program ini mengusung konsep pertanian terpadu yang menghubungkan pemanfaatan lahan, produksi pangan, hingga pengelolaan sampah secara sirkular.
Dengan konsep tersebut, warga diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lingkungan sekitar agar lebih produktif. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi keluarga.
Baca Juga : Jalur SEKAWI Donorojo Dibuka, Hubungkan Tiga Desa Lewat Kawasan Pantai
Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, saat membacakan sambutan Bupati Pacitan, menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat dari tingkat keluarga.
“Ini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan kemandirian pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Gagarin.
Ia berharap, pelaksanaan Kampung Pangan Lestari di Dusun Nitikan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting agar program dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata.
Baca Juga : Pertunjukan Kolosal Thethek Melek di Nitikan Pacitan, Perpaduan Seni dan Kearifan Lokal
Program Kampung Pangan Lestari dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Bupati Pacitan Nomor 600.4.21/615/408/45/2026 tentang Program Kampung Pangan Lestari.
Dusun Nitikan dipilih sebagai proyek percontohan yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa dan kelurahan lain di Kabupaten Pacitan.
Ke depan, pengembangan program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus menciptakan lingkungan yang produktif, lestari, dan bernilai ekonomi. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan





















