Menu
Pencarian


Kakek 78 tahun di Banyuwangi Ditemukan Mengambang di Dalam Sumur

JTV Banyuwangi - Selasa, 29 September 2026 19:44
Kakek 78 tahun di Banyuwangi Ditemukan Mengambang di Dalam Sumur
Korban dievakuasi oleh petugas tanpa tanda-tanda kekerasan, diduga akibat penyakit prostat dan hipertensi, dan keluarga menolak autopsi.

Seorang kakek di Banyuwangi, Sarmiadi, 78 tahun, warga Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran ditemukan di dalam sumur tak jauh dari rumahnya. Korban berhasil dievakuasi tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh menantunya, Siswandi, 58 tahun. Sekitar pukul 06.00 WIB, Siswandi datang ke rumah untuk melihat kondisi mertuanya sekaligus memberi makan hewan ternaknya yang berada di belakang rumah korban.

"Ketika tiba di rumah Korban, Siswandi melihat seluruh pintu rumah dalam keadaan terbuka serta seluruh lampu rumah dalam kondisi hidup," jelasnya, Selasa,( 29 September 2026).

Siswandi kemudian mencari korban di sekitar rumahnya sambil berteriak-teriak memanggil nama mertuanya itu. Setelah cukup lama mencari, korban tak kunjung ditemukan. Siswandi kemudian berinisiatif mencari korban di area sawah tempat yang bersangkutan sering mencari rumput untuk pakan ternak.

"Akan tetapi di persawahan tersebut Siswandi tidak menemukan keberadaan Korban," terangnya.

Kemudian Siswandi memanggil anaknya untuk membantu mencari korban. Mereka berdua kemudian bersama-sama mencari di sekeliling rumah Korban. Saat mencari di sekitar sumur, tampak penutup sumur terbuka dan disamping sumur terdapat sepasang sandal milik Korban. 

Mengetahui hal itu, keduanya langsung mengecek sumur. Namun Korban tidak terlihat. Kemudian Siswandi menghidupkan pompai air serta memasukkan kayu panjang untuk mencari Korban di dalam sumur. 

"Saat itu terlihat bahwa Korban sudah mengapung dengan kondisi tidak bergerak di dalam sumur tersebut," terangnya.

Mereka kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar. Di saat yang sama, warga juga menghubungi anggota Polsek Gambiran. Petugas Polsek Gambiran kemudian datang bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Jajag dan petugas Damkarmat.

Petugas Damkarmat kemudian mengevakuasi korban dari dalam sumur. Selanjutnya, korban diperiksa petugas medis. Saat itu, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Hasil pemeriksaan, diduga korban sudah meninggal dunia sekitar 4 sampai 5 jam.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya.

Keterangan dari keluarga, selama kurang lebih dua bulan terakhir korban menderita sakit Kelenjar Prostat dan Hipertensi. Sehingga dimungkinkan kematian Korban dikarenakan mengidap penyakit tersebut pada usia yang sudah menginjak tua.

"Pihak keluarga menyadari dan menerima hasil pemeriksaan tersebut serta tidak berkenan untuk dilakukan autopsi," ujarnya

Handoko Khusumo

Editor : JTV Banyuwangi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.