KEDIRI - Makin mendekati kick off Liga 1 Persik Kediri terus meningkatkan porsi latihan mereka. Usai menuntaskan pemusatan latihan di Boyolali awal pekan ini tim berjuluk Macan Putih itu sudah kembali berlatih.
Berbeda dari sebelumnya, latihan Persik Kediri tidak dilakukan di stadion Brawijaya Kota Kediri, melainkan di stadion baru Kabupaten Kediri Gelora Daha Jayati. Meski pembangunan stadion baru tersebut belum tuntas secara keseluruhan namun bagian lapangan sudah bisa digunakan untuk berlatih.
Persik Kediri menjadi klub pertama merumput di Gelora Daha Jayati. Dalam latihan tersebut, skuad Persik Kediri tampak lengkap hanya ada satu dua pemain yang terlihat menepi untuk latihan khusus.
Pelatih Persik Marcelo Rospide mengatakan meski stadion belum jadi namun kondisi lapangan sudah bagus untuk berlatih. Latihan ini sendiri akan terus dilakukan di Stadion Gelora Daha Jayati sebelum melakukan ujicoba melawan Persebaya Minggu (4/8) nanti.
Baca Juga : Tiga Pemain Absen, Persik Tetap Optimis Menang Lawan Dewa United
“Persiapan lawan Persebaya, kami memfokuskan melatih chemistry pemain - pemain baru, nanti baru dievaluasi siapa yang akan diturunkan saat pertandingan,” kata Marcelo Rospide, Pelatih Persik Kediri.
Sementara Dewan Pembina Persik Kediri yang juga sekaligus Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan latihan di Gelora Daha Jayati juga sekaligus akan membantu untuk proses evaluasi terutama terkait rumput stadion.
“Tujuan latihan perdana di Stadion ini adalah untuk evaluasi kekurangan apa, bolanya sudah bisa mengalir dengan lancar apa belum, pemain ada keluhan tentang rumput apa tidak,” kata Hanindhito Himawan Pramana, Dewan Pembina Persik.
Baca Juga : Lampu Penerangan Stadion Brawijaya Diperbaiki, Persiapan Hadapi Laga Persik Kediri vs Dewa United
Bupati menambahkan Gelora Daha Jayati dalam waktu dekat akan masuk perencanaan tahap dua selain bangunan utama stadion site development atau wilayah sekitar stadion juga akan masuk perencanaan termasuk di dalamnya fasilitas seperti lahan parkir dan akses jalan. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri