JEMBER - Kasus ISPA di Kabupaten Jember disebut mulai menunjukkan tren penurunan. Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, usai mengikuti rapat paripurna di DPRD.
Meski mengalami penurunan, sebelumnya Dinas Kesehatan masih mencatat 2.893 kasus ISPA hingga pekan lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 566 pasien harus menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun puskesmas.
Perubahan cuaca yang cepat berubah, disertai paparan debu dan polusi, disebut menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuk kondisi saluran pernapasan.
Kelompok balita dan lanjut usia menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih karena lebih rentan mengalami gangguan pernapasan.
Pemerintah Kabupaten Jember pun meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Bagi anak sekolah yang mulai mengalami gejala flu, diimbau menggunakan masker dan beristirahat di rumah untuk mengurangi risiko penularan.
Masyarakat yang mengalami gejala semakin berat, seperti sesak napas atau demam tinggi, diminta tidak menunda pemeriksaan dan segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.
Editor : JTV Jember



















