Menu
Pencarian


Hujan Kerap Terjadi, Waspada Ancaman Banjir Lahar

JTV Jember - Rabu, 9 September 2026 14:37
Hujan Kerap Terjadi, Waspada Ancaman Banjir Lahar
waspada

LUMAJANG - Visual Gunung Semeru tidak dapat dipantau secara jelas sejak empat hari terakhir. Cuaca mendung menyebabkan kabut menutupi visual gunung, seperti yang terlihat dari Pos Pantau Curah Kobokan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, pada Rabu pagi.

Area lereng Gunung Semeru juga kerap diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya banjir lahar. Selain itu, guguran material panas yang menumpuk di area Kawah Jonggring Saloka berpotensi jatuh ke bawah melalui daerah aliran Sungai Besuk Kobokan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir lahar serta guguran material yang menumpuk di area hulu.

Sejumlah personel BPBD juga terus disiagakan di Pos Curah Kobokan untuk mengantisipasi dan memberikan informasi peringatan dini terkait aktivitas Gunung Semeru kepada warga sekitar, khususnya yang beraktivitas di area berbahaya.

Hingga kini, status Gunung Semeru masih berada di Level III atau Siaga. Sesuai rekomendasi keselamatan, masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Editor : JTV Jember






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.