KEDIRI - Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Kediri menjadi momentum memperkuat ekonomi kerakyatan. Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kediri menggelar Gebyar UMKM di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kamis (23/7), mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya".
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Selain menjadi ajang promosi produk lokal, Gebyar UMKM juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap program-program yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan Dekopinda menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat sektor UMKM.
"Kami akan terus mendukung berbagai program yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Gebyar UMKM ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah bersama Dekopinda dalam memberdayakan pelaku usaha," ujar Hanindhito.
Meski perkembangan UMKM di Kabupaten Kediri terus menunjukkan tren positif, Mas Dhito menilai masih banyak pelaku usaha yang perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce menjadi strategi penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan pemasaran digital. Dengan begitu, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan bersaing di era digital," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri, Buat Santoso, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Gebyar UMKM tidak semata-mata mengejar peningkatan omzet selama kegiatan berlangsung. Lebih dari itu, acara tersebut bertujuan memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM kepada masyarakat luas.
Menurutnya, Dekopinda bersama Pemerintah Kabupaten Kediri juga terus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha melalui berbagai program, mulai dari motivasi, edukasi, fasilitasi hingga advokasi agar UMKM mampu berkembang dan naik kelas.
"Harapannya, UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang dan memiliki daya saing yang kuat," ungkap Buat Santoso.
Melalui peringatan Hari Koperasi ke-79 bertema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", pemerintah berharap koperasi dan UMKM semakin kokoh sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor tersebut juga diharapkan mampu mendorong daya saing produk lokal di era digital.( M. Zainurofi )
Editor : JTV Kediri



















