PAMEKASAN - Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 DPD Partai Golkar Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, diwarnai kericuhan. Insiden tersebut terjadi saat proses pemberkasan bakal calon Ketua DPD yang hingga kini masih dalam tahap verifikasi oleh Steering Committee (SC).
Kericuhan terjadi pada Kamis siang, 15 Januari 2026. Dalam video yang viral dan beredar luas di media sosial, nyaris antar kader terjadi baku hantam sebelum akhirnya dilerai oleh kader lainnya.
Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan, Rize Ikhwan Muttaqin, menjelaskan bahwa kericuhan dipicu oleh temuan dugaan sekitar empat pemilih ganda. Temuan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi syarat dukungan minimal bagi bakal calon ketua. Sesuai aturan partai, setiap bakal calon diwajibkan mengantongi dukungan minimal 30 persen untuk dapat ditetapkan sebagai calon ketua.
“Ada sekitar empat dukungan ganda yang perlu diklarifikasi. Saat proses masih berjalan, tiba-tiba ada yang menyerobot. Itu yang memicu suasana menjadi panas,” kata Rize Ikhwan Muttaqin, Kamis (15/1/2025).
Menurut Rize, dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses demokrasi dan berorganisasi di internal partai. Meski sempat terjadi ketegangan, ia memastikan situasi Musda telah kembali kondusif setelah panitia memberikan penjelasan kepada kedua belah pihak.
“Alhamdulillah dengan penjelasan tadi sudah selesai. Proses terus berjalan, SC sekarang sedang menyimpulkan hasil pemeriksaan dokumen yang sudah dilakukan dari tanggal 12-15 Januri 2026. Mudah-mudahan hari ini segera kelar dan hasil keputusan nanatinya menjadi referensi dalam pelaksanan Musda ke-11,”
Rize Ikhwan Muttaqin menegaskan bahwa proses penetapan calon Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, dan hasil akhirnya akan diumumkan setelah seluruh tahapan verifikasi dinyatakan selesai.
Musda ke-11 Golkar Pamekasan kali ini diikuti oleh dua bakal calon Ketua DPD. Kandidat pertama adalah Imam Syafii Yahya, Sekretaris DPD Partai Golkar Pamekasan yang juga merupakan anggota DPRD setempat. Sementara kandidat kedua adalah Johan Susanto, pengurus DPD Partai Golkar Pamekasan. (Abdurrahman Fauzi)
Editor : JTV Madura



















