KEDIRI - Momen perayaan Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata religi. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi adalah Gereja Katolik Puhsarang yang berada di Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Gereja yang terletak di lereng Gunung Wilis ini memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan gaya arsitektur Eropa dan Jawa, sehingga tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tujuan wisata religi bagi umat Katolik maupun masyarakat umum.
Bangunan gereja Puhsarang tampak unik dengan pagar dan dinding yang disusun dari batu sungai. Menara-menara di sekitar gereja juga menggunakan material serupa, memberikan kesan alami dan historis. Sementara itu, atap gereja didesain menyerupai perahu dengan ujung yang lancip.
Keunikan berlanjut hingga ke bagian dalam gereja. Altar persembahan dihiasi ukiran khas era Kerajaan Majapahit, yang menjadi simbol kuat inkulturasi budaya Jawa dalam peribadatan Katolik.
Tak heran, destinasi wisata religi ini hampir tak pernah sepi pengunjung, terutama saat libur akhir tahun. Bahkan, sejumlah pelajar memanfaatkan area gereja Puhsarang sebagai lokasi pembuatan buku akhir tahun sekolah.
Salah satu pelajar SMA, Dian Tristania, mengaku tertarik berkunjung ke gereja Puhsarang karena keindahan arsitektur dan nilai sejarahnya, meski ia berasal dari latar belakang non-Katolik.
Sementara itu, Lani, peziarah asal Surabaya, mengatakan kedatangannya ke gereja Puhsarang bertujuan untuk berdoa. Ia berharap, perayaan Natal tahun ini membawa kesuksesan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Menurut pengurus gereja, Romo Karel Nukki Prayogi, bangunan gereja Puhsarang memiliki nilai historis dan inkulturasi yang tinggi. Selain mengusung desain Majapahit, terdapat pula simbol-simbol Katolik yang diwujudkan dalam ukiran dan bangunan gereja sebagai media doa dan permohonan umat kepada Sang Pencipta.
Salah satu ikon utama yang menjadi daya tarik pengunjung adalah Patung Bunda Maria yang berada di kawasan Gua Maria Lourdes Puhsarang. Dinding gua tersebut terbuat dari batu-batu vulkanik yang berasal dari Gunung Kelud, dengan patung Bunda Maria berdiri di bagian tengah gua.
Keindahan, nilai sejarah, serta kekayaan budaya yang berpadu harmonis menjadikan Gereja Puhsarang sebagai salah satu destinasi wisata religi unggulan di Kabupaten Kediri. (Muhammad Zainurofi)
Editor : JTV Kediri



















