ROTTERDAM - Karya terbaru sutradara kondang Hanung Bramantyo berjudul The Hole (judul Indonesia: Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah) resmi menggelar world premiere di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026, Belanda, pada Rabu (3/2/2026).
Film bergenre horor-misteri ini diputar dalam program "Harbour", sebuah kategori di IFFR yang memberikan ruang bagi film-film kontemporer dengan perspektif baru dan pendekatan sinematik yang segar.
Diproduksi oleh Dapur Film bekerja sama dengan Adhya Pictures, film ini dibintangi oleh deretan aktor berbakat tanah air, di antaranya Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Khiva Iskak, dan Anya Zen.
Eksplorasi Trauma Kolektif G30S
Penayangan perdana di Rotterdam tersebut dihadiri langsung oleh Hanung Bramantyo bersama pemeran utama, Anya Zen. Ini merupakan kali kedua karya Hanung masuk dalam seleksi resmi IFFR, setelah sebelumnya film Gowok: Kamasutra Jawa juga mencatatkan prestasi serupa.
Dalam sesi diskusi, Hanung mengungkapkan bahwa The Hole lahir dari kegelisahannya terhadap peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang hingga kini masih menjadi trauma kolektif bangsa Indonesia.
“The Hole adalah ruang eksplorasi saya terhadap trauma tersebut. Saya tidak ingin memberi jawaban tunggal, melainkan menghadirkan perspektif lain yang berangkat dari kondisi sosial, kepercayaan, dan ketakutan yang hidup di masyarakat pada masanya,” ujar Hanung Bramantyo.
Hanung menambahkan, film ini juga menjadi bentuk kritik sosial terhadap praktik penyelewengan kekuasaan dan korupsi yang kerap menimbulkan penderitaan bagi masyarakat luas.
Sinopsis: Misteri Pembunuhan di Desa Lobang Buaya
Alih-alih menuturkan sejarah secara gamblang, The Hole mengajak penonton menelusuri luka bangsa melalui pendekatan mistis dan simbolik. Cerita berfokus pada serangkaian pembunuhan misterius yang terjadi di Desa Lobang Buaya.
Pola mengerikan muncul ketika setiap korban ditemukan tewas tepat pada tanggal 30 setiap bulannya. Kondisi tubuh korban ditemukan berlubang dengan pesan-pesan ganjil tertulis di wajah mereka, membangun atmosfer sosial yang mencekam dan penuh ketidakpastian.
Anya Zen, pemeran utama dalam film ini, mengaku bahwa terlibat dalam proyek ini menjadi tantangan berat. "Film ini menuntut emosi dan pemahaman mendalam terhadap konteks sejarah serta trauma sosial yang sangat kuat," ungkapnya.
The Hole dijadwalkan menyapa penonton di bioskop Indonesia pada tahun 2026. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal penayangan dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @filmbolong dan @adhyapictures. (Dea Angelina)
Editor : Iwan Iwe



















