PONOROGO - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memasuki masa purna tugas sepanjang tahun 2026. Total terdapat enam pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II yang dijadwalkan pensiun, sehingga sejumlah posisi akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt) guna menjaga kelancaran pemerintahan.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, sebagian besar pejabat yang memasuki masa pensiun merupakan kepala dinas dan pejabat struktural strategis.
Di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Joni Windarto, Kepala BKPSDM Suprianto, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Suko Kartono, Kepala Dinas Pertanian Hortikultura (Disperta Horti) Harry Sutrisno, serta staf ahli bupati dan asisten bidang perekonomian.
Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Ponorogo, Imam Mashudi, menyebutkan jumlah pejabat yang pensiun hingga akhir tahun diperkirakan mencapai lima hingga enam orang.
“Hingga akhir tahun ini, diperkirakan ada lima sampai enam pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun,” jelas Imam Mashudi.
Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Pemkab Ponorogo akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) di masing-masing posisi. Langkah ini diambil agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal.
Meski dihadapkan pada keterbatasan sumber daya aparatur, pemerintah daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu.
Hingga saat ini, proses penunjukan Plt masih menjadi kewenangan bupati, dengan pertimbangan menjaga stabilitas organisasi serta memastikan kinerja pemerintahan tetap optimal.
Editor : JTV Madiun

















