PACITAN - Gempa bumi intraslab bermagnitudo 5,7 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan. Dampak terparah terjadi di Kecamatan Ngadirojo, sementara satu rumah lainnya terdampak ringan di Kecamatan Arjosari.
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup signifikan adalah milik pasangan suami istri Hepi Fardiyanto dan Nanik Ridayani, warga Dusun Pagutan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo. Akibat gempa tersebut, dinding bagian ruang tamu dan kamar runtuh, sementara beberapa bagian dinding lainnya mengalami retakan hingga sekitar dua sentimeter.
Nanik Ridayani mengungkapkan, saat gempa terjadi seluruh anggota keluarga sedang berada di dalam rumah. Getaran terasa kuat dan disertai suara bangunan yang runtuh secara tiba-tiba.“Waktu itu kami semua ada di dalam rumah. Tiba-tiba terasa getaran keras, lalu terdengar suara dinding ambruk. Kami langsung keluar rumah karena panik,” ujar Nanik Ridayani.
Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sejumlah perabotan rumah tangga rusak tertimpa reruntuhan. “Alhamdulillah tidak ada yang tertimpa. Tapi lemari dan perabotan di ruang tamu rusak kena runtuhan dinding,” tambahnya.
Baca Juga : Diduga KDRT, Oknum Polisi Pacitan Dilaporkan Istri ke Propam
Pasca kejadian, BPBD Kabupaten Pacitan langsung melakukan peninjauan ke lokasi rumah terdampak gempa sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada para korban.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, mengatakan hingga saat ini pihaknya mencatat dua rumah terdampak akibat gempa tersebut. “Sementara ini ada dua rumah yang terdampak gempa, satu di Kecamatan Ngadirojo dengan kerusakan pada dinding rumah, dan satu rumah di Kecamatan Arjosari dengan tingkat kerusakan ringan,” jelas Radite.
Menurut Radite, BPBD Pacitan juga terus melakukan pendataan serta pemantauan di wilayah lain untuk memastikan tidak ada kerusakan tambahan. “Kami masih melakukan asesmen di lapangan dan menyalurkan bantuan logistik awal kepada warga terdampak,” imbuhnya.
Baca Juga : Serangan Jantung, ABK KM Restu Meninggal di Tengah Laut
Terkait munculnya fenomena gempa darat yang berpusat di Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, BPBD Pacitan akan melakukan koordinasi dengan BMKG guna kajian lebih lanjut. “Karena ini termasuk fenomena gempa daratan, kami akan berkoordinasi dengan BMKG untuk penelitian lebih lanjut dan memastikan karakteristik gempa tersebut,” pungkasnya. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan



















