Kedua pelaku pembunuhan terhadap pelajar RR di Mojokerto,yang berhasil diringkus anggota reserse kriminal Polresta Mojokerto,telah merencanakan aksi pembegalan dan pembunuhan terhadap korban.Bahkan,dalam pengakuannya, kedua pelaku ini tidak hanya melakukan pembunuhan, namun keduany merupakan pelaku spesialis begal yang hampir 12 kali beraksi di wilayah Mojokerto dan Jombang.
Anggota satuan reserse kriminal Polresta Mojokerto, akhirnya berhasil mengungkap peristiwa dan motif serta kedua pelaku pembunuhan terhadap RR seorang pelajar SMP Negeri di Mojokerto, yang sempat dikabarkan menghilang sebulan lalu dan ditemukan membusuk didalam karung di area persawahan,di Desa Mojoranu,Kecamatan Sooko,Kabupaten Mojokerto.
Dalam pengembangan penyelidikan yang dilakukan anggota reserse kriminal Polres Mojokerto,ternyata kedua pelaku, yang salah satunya adalah teman sekelas korban, telah merencanakan aksi pembegalan dan pembunuhan terhadap korban, tiga hari sebelumnya untuk mengusai kendaraan dan menghabisi korban dengan cara mencekiknya di area persawahan yang tidak jauh dari rumah pelaku.
Dalam pengembangan tahapan penyelidikan dan pemeriksaan, ada fakta baru yang diungkapkan oleh kedua pelaku,AAW dan MA, tidak hanya motif pembunuhan hanya karena sakit hati karena diminta uang iuran kelas, namun keduanya merupakan spesialis pelaku begal yang hampir 12 kali melakukan aksinya di wilayah Mojokerto dan Jombang.
Baca Juga : Usai Bunuh Istri, Pria di Tuban Ditemukan Tewas Gantung Diri
“jadi kedua tersangka merupakan pelaku spesialis begal. Kisaran 12 tkp yang sudah dilakukan oleh pelaku”. ungkap AKBP Wiwit Adisatria,Kapolresta Mojokerto.
Dari hasil pengembangan penyidik satuan reserse kriminal polresta mojokerto,selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yaitu dua unit sepeda motor, milik korban dan sepeda motor yang digunakan untuk membuang jasad korban, handphone serta pakaian korban.
Reporter : Aminuddin Ilham