PACITAN - Kecamatan Tulakan menjadi sorotan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan yang akan berlangsung pada 27 November mendatang. Persaingan ketat antara dua kandidat, Ronny Wahyono dan Indrata Nur Bayuaji, menciptakan dinamika politik yang menarik di wilayah ini.
Ronny Wahyono, calon bupati nomor satu, merupakan mantan legislator yang telah terpilih secara beruntun di Dapil Tulakan-Kebonagung. Dukungan dari anggota DPRD setempat menjadi modal kuat bagi paslon Ramah, dengan dua dari enam legislator mendukungnya. “Kami optimis dengan potensi dukungan yang ada,” ungkap Ronny.
Di sisi lain, Indrata Nur Bayuaji, bupati petahana, memiliki hubungan yang erat dengan Tulakan melalui keturunan dari Desa Jatigunung. Dukungan loyalisnya, yang dikenal sebagai nandur dulur, siap berjuang untuk memenangkan paslon Aji-Gagarin. “Kami semua siap tempur demi memenuhi target kemenangan,” tegas Sunyoto Ali Murti, salah satu loyalis.
Ketua Tim Pemenangan Aji-Gagarin, Arif Setia Budi, mengajak semua relawan untuk bekerja keras dalam merebut suara di Tulakan. “Jangan sampai terlena, semua harus berjuang lebih keras demi mencapai target kemenangan besar,” katanya.
Baca Juga : Kepala Daerah Terpilih Belum Dilantik, KPU Sebut Pelantikan Ranah Pemerintah
Kecamatan Tulakan memang dikenal sebagai basis kuat Partai Demokrat di Pacitan, dengan perolehan suara yang selalu tinggi. Koalisi mendukung Aji-Gagarin meliputi Golkar, PDI Perjuangan, PKB, Hanura, Gerindra, dan PAN, yang memiliki potensi dukungan suara mencapai 86 persen. Dengan target ambisius 90 persen suara, kedua calon siap mengerahkan segala upaya untuk meraih dukungan maksimal.
Dengan latar belakang dan dukungan yang kuat, pertarungan di Tulakan dipastikan akan berlangsung sengit. Para pemilih di wilayah ini diharapkan dapat memberikan suara mereka untuk menentukan arah kepemimpinan Pacitan ke depan.(Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan