JEMBER - Suara tangisan bayi terdengar dari kawasan sungai dan lahan milik warga di Kemuning Lor, Arjasa. Karena terdengar dari kawasan yang sepi, Syaiful Bahri awalnya mengira suara tersebut berasal dari hewan.
Namun, saat mencari sumber suara, ia justru mendapati bayi laki-laki terbungkus kain handuk. Bayi tersebut ditemukan seorang diri, tanpa didampingi siapa pun.
Tangisannya terus terdengar saat pertama kali ditemukan. Kulit bayi juga masih tampak merah, menguatkan dugaan bahwa bayi baru saja dilahirkan.
Temuan ini langsung dilaporkan kepada kepala desa, sebelum petugas dan warga mendatangi lokasi. Kawasan penemuan diketahui cukup terpencil dan jarang dilalui warga.
Akses tersebut biasanya hanya digunakan warga untuk mandi atau menuju lahan persawahan.
Unit PPA Satreskrim Polres Jember kemudian turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Berdasarkan pemeriksaan bidan, bayi diperkirakan baru saja dilahirkan.
Petugas juga tidak menemukan ari-ari di sekitar lokasi penemuan. Meski ditemukan di tempat terbuka dan seorang diri, kondisi bayi dinyatakan sehat.
Untuk sementara, bayi diamankan di rumah bidan setempat sebelum dibawa ke Puskesmas Arjasa untuk pemeriksaan dan perawatan.
Polisi kini bergerak menelusuri jejak pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut. Identitas orang tua, alasan bayi ditinggalkan, dan kapan bayi dibawa ke lokasi tersebut masih menjadi misteri.
Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi yang baru saja lahir di kawasan sepi tersebut.
Editor : JTV Jember



















