LUMAJANG - Sebuah alat berat milik penambang pasir terseret hingga terguling di daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu dari Gunung Semeru, tepatnya di Sungai Regoyo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Banjir lahar dengan amplitudo maksimal mencapai 40 milimeter terjadi pada malam hari.
Selain itu, banjir lahar hujan Gunung Semeru juga menyebabkan material batu dan pasir menutupi jembatan limpasan yang menghubungkan Kecamatan Pasirian dan Tempursari, tepatnya di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, sehingga akses tersebut tidak dapat dilintasi kendaraan.
Hingga Kamis pagi, sejumlah warga terus bergotong royong menyingkirkan material tersebut dengan alat seadanya.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran jalur aliran lahar untuk tetap waspada, mengingat banjir lahar susulan masih berpotensi terjadi.
Editor : JTV Jember



















