Menu
Pencarian


Cegah Laka Kapal, Polairud Lamongan Perketat Pemeriksaan KMP Drajad Paciran

Dewi Imroatin - Minggu, 11 Oktober 2026 12:30
Cegah Laka Kapal, Polairud Lamongan Perketat Pemeriksaan KMP Drajad Paciran
Satpolairud Polres Lamongan bersama sejumlah instansi pelabuhan melakukan pengecekan kapal penyeberangan KMP Drajad Paciran di Pelabuhan Penyeberangan Paciran, Lamongan. (Foto: Istimewa)

LAMONGAN - Satpolairud Polres Lamongan bersama sejumlah instansi pelabuhan melakukan pengecekan gabungan terhadap kapal penyeberangan KMP Drajad Paciran di Pelabuhan Penyeberangan Paciran, Lamongan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang, awak kapal, serta kendaraan yang diangkut sebelum kapal berlayar menuju Pulau Bahaur, Kalimantan Tengah.

Pengecekan yang dimulai pukul 18.30 WIB tersebut melibatkan Kasat Polairud Polres Lamongan, KSOP Tanjung Pakis Brondong, kapal BKO Ditpolairud Polda Jatim, UPT PPR Paciran, serta General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Surabaya.

Petugas memeriksa kesesuaian tiket dengan identitas calon penumpang dan kendaraan yang akan naik ke kapal. Selain itu, pengamanan kendaraan melalui proses lashing atau pengikatan kendaraan di atas kapal juga menjadi perhatian utama guna mencegah pergeseran muatan selama pelayaran.

Khusus kendaraan roda empat, petugas memastikan pengikatan dilakukan dengan kuat dan sesuai ketentuan. Untuk muatan seberat 40 ton, diperlukan empat tali pengikat guna menjaga kestabilan kendaraan selama kapal berlayar.

Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP Guntur menegaskan, pemeriksaan gabungan tersebut merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan kapal sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

“Keselamatan pelayaran menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, kami hadir bersama instansi terkait untuk memastikan persyaratan keselamatan dipenuhi, mulai dari kesesuaian identitas penumpang dan kendaraan hingga pengikatan muatan. Kami ingin masyarakat dapat menggunakan transportasi laut dengan aman dan nyaman,” ujar AKP Guntur.

Menurutnya, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan tidak boleh dianggap sebagai formalitas semata. Pemeriksaan sebelum keberangkatan menjadi salah satu langkah penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keselamatan selama pelayaran.

Melalui pemeriksaan gabungan ini, Satpolairud Polres Lamongan bersama instansi pelabuhan berupaya membangun budaya keselamatan pelayaran yang mengedepankan pencegahan, kepatuhan terhadap prosedur, serta kepedulian seluruh pihak.

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jawa Timur Kombes Pol. Dr. Arman Asmara Syarifuddin, S.H., S.I.K., M.H., menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keselamatan di wilayah perairan.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Keselamatan dan keamanan di wilayah perairan membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk masyarakat sebagai pengguna transportasi laut. Kami mengajak masyarakat untuk menaati aturan keselamatan, mengikuti arahan petugas, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan pelayaran,” ujarnya.

Upaya tersebut sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada warga yang mengandalkan transportasi laut untuk mobilitas maupun distribusi barang.

Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dengan memastikan identitas dan tiket sesuai, mematuhi ketentuan pengangkutan kendaraan, serta tidak mengabaikan instruksi keselamatan dari awak kapal maupun petugas.

“Dengan semangat Polri bersama masyarakat, pengawasan keselamatan pelayaran diharapkan semakin optimal sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan dan masyarakat dapat beraktivitas melalui jalur laut dengan lebih aman,” tutur Kombes Pol Arman Asmara. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.