SURABAYA - Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, menggelar aksi sosial dengan mengumpulkan alat tulis dan perlengkapan sekolah untuk didonasikan kepada anak-anak yang kurang mampu dan yang membutuhkan.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kejadian memilukan yang terjadi di NTT, sekaligus membantu anak kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Laga pekan ke-21 yang mempertemukan Persebaya melawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Sabtu kemarin terasa berbeda.
Satu per satu suporter, baik orang tua hingga anak-anak, membawa berbagai macam alat tulis dan perlengkapan sekolah seperti pensil, bolpen, buku, penggaris, dan tas sekolah untuk dikumpulkan di booth Gate 2 dan 15 stadion. Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan atas kejadian di Nusa Tenggara Timur, di mana seorang anak yang tak mampu membeli buku dan pensil terpaksa mengakhiri hidup hingga menjadi viral.
Aksi sosial ini mendapatkan dukungan dari suporter yang antusias membawa perlengkapan sekolah tersebut. Seperti Andika, salah seorang suporter Persebaya ini sangat antusias mendonasikan sejumlah peralatan tulis-menulis kepada petugas. Dirinya berharap dengan aksi ini tidak ada lagi peristiwa memilukan seperti yang terjadi di daerah NTT terulang kembali, dan bisa membantu anak-anak yang kurang mampu dalam menimba ilmu di sekolah.
Baca Juga : Wajah Baru Rawat Inap RSMM Jatim: Fasilitas Makin Modern, Pelayanan Tetap Setara
“Kami dari Bonek Pandaan ingin mengapresiasi Persebaya, sekaligus terinspirasi dari adik-adik yang ada di luar daerah sana yang belum memiliki kesempatan untuk memiliki alat tulis dan tas,” pungkas Andika, suporter Persebaya.
Dirinya menjelaskan bahwa bantuan yang disumbangkan berupa perlengkapan sekolah seperti tas, 42 buku tulis, serta alat tulis bolpoin.
“Kami membuat beberapa campaign di sosial media melalui sebuah video yang cukup menggugah perasaan penonton. Sampai hari ini kami masih menerima pesan bahkan masukan terkait donasi bagi pihak yang ingin berpartisipasi namun belum bisa hadir. Tentunya kami dengan manajemen berupaya memastikan donasi tetap tersalurkan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Jonathan Yohvinno, Media Officer Persebaya.
Baca Juga : Program Pemberdayaan Ekonomi RW Surabaya Dorong Kemandirian Generasi Z
Jonathan menambahkan, untuk membantu anak-anak yang sedang membutuhkan, ia bersama timnya menyesuaikan apa saja yang diperlukan. Jika tahun sebelumnya memberikan boneka, tahun ini mereka memberikan peralatan tulis. Nantinya, alat tulis dan perlengkapan sekolah yang terkumpul ini akan diberikan kepada anak-anak yang kurang mampu dan pihak yang membutuhkan, baik di Surabaya maupun ke wilayah lain. (Cahya Fitra)
Editor : Iwan Iwe



















