LUMAJANG - LUMAJANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat ekosistem ekonomi digital dan ekonomi syariah melalui kegiatan Dulur Sekarkijang x Road to FESyar SAMARA 2026, yang digelar pada 5–6 September 2026 di Kabupaten Lumajang.
Rangkaian kegiatan bertema “Digital Berdaya, Ekonomi Syariah Berjaya” itu mendorong perluasan penggunaan QRIS di sektor perdagangan, rumah ibadah, pariwisata, dan pendidikan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menghasilkan business matching pembiayaan UMKM sebesar Rp225 juta.
Selama dua hari pelaksanaan, sebanyak 25 UMKM peserta pameran mencatat total penjualan Rp148,37 juta. Capaian ini dinilai menunjukkan semakin luasnya manfaat digitalisasi bagi pelaku usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza Nugraha, mengatakan keberhasilan digitalisasi tidak hanya diukur dari jumlah transaksi, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan pelaku usaha.
Menurutnya, pembayaran digital dapat memudahkan UMKM melayani konsumen, membantu pencatatan transaksi, hingga memperluas akses terhadap layanan keuangan.
Data Bank Indonesia menunjukkan, pada Juli 2026 transaksi QRIS di wilayah Sekarkijang mencapai 9,9 juta transaksi dengan nilai Rp843 miliar. Jumlah merchant tercatat 641.233, atau tumbuh 31,9 persen secara tahunan.
Khusus Kabupaten Lumajang, transaksi QRIS mencapai 771.358 transaksi dengan nilai Rp81,8 miliar. Jumlah merchant mencapai 80.052, atau meningkat 41,7 persen secara tahunan.
Penguatan digitalisasi juga dilakukan melalui aktivasi Pasar Klakah Siap QRIS, ekosistem masjid di Kabupaten Lumajang, serta kesiapan QRIS Antarnegara di kawasan wisata Tumpak Sewu, Pronojiwo. Dukungan digitalisasi juga diberikan untuk Lava Tour Semeru Pronojiwo dan Pura Mandara Giri Semeru Agung.
Selain sektor pembayaran digital, kegiatan ini juga memperkuat ekonomi syariah melalui penyerahan sertifikat halal kepada UMKM, penguatan Juru Sembelih Halal, serta pembiayaan senilai Rp225 juta dari BSI KCP Lumajang kepada UMKM di Kecamatan Klakah.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, menilai elektronifikasi harus mampu meningkatkan efektivitas pemerintahan dan kualitas pelayanan publik, sekaligus memberikan kemudahan yang dapat dirasakan masyarakat hingga tingkat desa.
Kegiatan ini juga diisi dengan seminar, edukasi QRIS, pelindungan konsumen, QRIS Run 5K, kompetisi seni, pameran UMKM, hingga edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah.
Melalui program tersebut, Bank Indonesia Jember berharap perluasan pembayaran digital, akses pembiayaan, penguatan ekonomi syariah, serta peningkatan kapasitas UMKM dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Sekarkijang yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Editor : JTV Jember























