Menu
Pencarian

Berkah Bulan Kemerdekaan, Pesanan Trofi Marmer di Tulungagung Melonjak Dua Kali Lipat

JTV Kediri - Kamis, 20 Agustus 2026 14:06
Berkah Bulan Kemerdekaan, Pesanan Trofi Marmer di Tulungagung Melonjak Dua Kali Lipat
Wasis, perajin trofi asal Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. (Foto : Beny Setiawan)

TULUNGAGUNG - Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia membawa berkah bagi perajin trofi berbahan batu marmer di Tulungagung. Memasuki bulan Agustus 2026, permintaan komponen trofi melonjak hingga dua kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Salah satu perajin yang merasakan peningkatan permintaan tersebut adalah Wasis, perajin trofi asal Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. Dalam dua bulan terakhir, produksi di tempat usahanya meningkat signifikan.

Jika sebelumnya Wasis rata-rata memproduksi sekitar 10 ribu keping komponen trofi per bulan, kini produksinya mencapai 20 ribu hingga 25 ribu keping per bulan. Lonjakan pesanan terutama terjadi menjelang berbagai kegiatan dan perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.

Meningkatnya permintaan membuat Wasis harus bekerja lebih keras. Di sisi lain, ketersediaan bahan baku marmer juga mulai terbatas sehingga menjadi tantangan dalam memenuhi pesanan.

Baca Juga :   81 Tahun Merdeka Akses Tanpa Batas Danantara dan BRI di Pelosok Negeri

Usaha Wasis sendiri berawal dari keterbatasan. Sebelum membuka usaha di rumah, dia sempat bekerja di tempat usaha milik tetangganya. Pada 2018, Wasis kemudian memberanikan diri membangun usaha sendiri dengan modal dari pinjaman mas kawin milik istrinya.

Produksi awalnya hanya berkisar ratusan komponen. Namun, pesanan yang terus berdatangan membuat usahanya berkembang secara bertahap.

Perkembangan usaha semakin terbuka setelah Wasis memanfaatkan media sosial dan platform perdagangan daring. Dia mengawali pemasaran melalui Facebook, kemudian membuka toko di Shopee saat pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Merdeka Sarapan, Ribuan Porsi Makanan Gratis Disiapkan Saat HUT RI ke-81

Dari pemasaran secara daring tersebut, jangkauan pasar semakin luas. Pesanan komponen trofi bahkan datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Palembang, hingga Bali.

Komponen yang diproduksi Wasis cukup beragam, mulai ornamen, bola dunia, kotak, alas, hingga tiang dengan berbagai bentuk. Sementara trofi yang sudah dirakit lebih banyak dipasarkan di wilayah lokal karena memiliki risiko pecah ketika dikirim ke luar daerah.

“Pesanan sekarang meningkat cukup banyak, terutama menjelang bulan Agustus. Kalau biasanya sekitar 10 ribu keping per bulan, sekarang bisa mencapai 20 ribu sampai 25 ribu keping,” ujar Wasis.

Baca Juga :   Berlangsung Khidmat, Pemkab Ponorogo Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lonjakan permintaan dan keterbatasan bahan baku turut berdampak pada harga trofi. Trofi ukuran kecil yang sebelumnya dibanderol sekitar Rp50 ribu kini menjadi sekitar Rp75 ribu.

Sedangkan trofi ukuran besar mengalami kenaikan dari sekitar Rp450 ribu menjadi Rp500 ribu. Meski demikian, tingginya permintaan pada momentum bulan kemerdekaan menjadi berkah tersendiri bagi perajin trofi marmer di Tulungagung. (Agus Bondan-Beny Setiawan)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.