SITUBONDO - Apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi digelar TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo dan lintas instansi di Alun-Alun Situbondo.
Apel ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, peralatan, serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana.
Kesiapsiagaan ini diperkuat dengan prediksi BMKG terkait potensi cuaca ekstrem pada musim hujan 2026 hingga 2027.
Sementara itu, Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf. Ferry Ardian, menegaskan bahwa langkah mitigasi telah dilakukan melalui normalisasi sungai dan pembersihan daerah aliran sungai.
Sejumlah peralatan juga disiagakan, termasuk lima unit LCR dari BPBD dan Polres Situbondo.
Melalui apel ini, seluruh unsur terkait memastikan kesiapan dan memperkuat sinergi agar penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi demi melindungi masyarakat dari dampak bencana.
Editor : JTV Jember



















