SURABAYA - Batik Danar Hadi kembali mempersembahkan mahakarya terbarunya melalui peragaan busana bertajuk "Sekar Setaman" yang digelar di Surabaya. Melalui koleksi ini, Danar Hadi menegaskan komitmennya dalam melestarikan sekaligus mengembangkan warisan batik Nusantara ke dalam ranah mode modern yang relevan dengan perkembangan zaman.
Mengusung tema taman bunga yang tumbuh beragam namun harmonis, koleksi "Sekar Setaman" menjadi metafora keindahan keberagaman yang berpadu dalam satu kesatuan. Setiap motif bunga yang dihadirkan tidak hanya memanjakan visual, tetapi juga sarat akan filosofi kehidupan yang luhur.
Filosofi Empat Bunga Utama
Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa, menjelaskan bahwa koleksi ini terinspirasi dari empat bunga utama Nusantara:
Baca Juga : Batik Danar Hadi Luncurkan Koleksi ‘Sekar Setaman’ di Surabaya
- Seruni (Krisan): Melambangkan keteguhan dan optimisme.
- Anggrek Bulan: Simbol keanggunan dan kemurnian.
- Kenanga: Merepresentasikan keluhuran budi dan kedamaian.
- Mawar: Lambang cinta dan romansa.
Filosofi tersebut diwujudkan melalui ragam busana yang mengombinasikan teknik batik cap, tulis, hingga tulis kombinasi. Penggunaan material premium seperti silk crepe, Thai silk, organza, dan tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) memperkuat kesan elegan, ditambah dengan palet warna solid serta pastel yang lembut.
Enam Sequence Keanggunan
Peragaan busana ini disajikan dalam enam sequence, mulai dari padu padan kain dan selendang dengan kebaya modern, gaya klasik wanita profesional, siluet feminin bernuansa cheongsam, hingga puncaknya pada koleksi batik tulis bermotif bunga besar yang mewah untuk busana malam.
Baca Juga : JTV Bakal Gebrak Mojokerto dan Pasuruan Lewat Event ‘Blusukan Kampung Bangkit’ Akhir Januari Ini
“Kami mengawali tahun 2026 dengan harapan sesuatu yang terus bermekaran (grooming). Koleksi Sekar Setaman ini juga dipersiapkan untuk menyambut Hari Raya Idulfitri dan Tahun Baru Imlek (Chinese New Year). Kami ingin mengawali tahun ini dengan tampilan yang lebih berwarna melalui pola bunga seruni, mawar, hingga anggrek,” ujar Diana Santosa.
Inspirasi bagi UMKM Batik
Kehadiran koleksi terbaru ini turut mendapat apresiasi dari Ika Puspitasari, istri Wali Kota Mojokerto. Menurutnya, Danar Hadi bukan sekadar jenama batik nasional, melainkan ikon yang telah merambah kancah global.
Baca Juga : Tracking Aman di Bukit Semar Saat Musim Hujan
“Danar Hadi adalah icon brand batik Indonesia yang namanya sudah mendunia. Konsistensi Danar Hadi dalam mengeluarkan koleksi terbaik menjadi penyemangat bagi UMKM dan IKM batik, termasuk yang ada di Kota Mojokerto, untuk terus berkreasi. Tidak menutup kemungkinan ribuan IKM batik di Indonesia bisa menyusul kesuksesan Danar Hadi dalam membawa nama harum bangsa di kancah internasional,” tutur Ika Puspitasari.
Melalui "Sekar Setaman", Batik Danar Hadi membuktikan bahwa batik adalah warisan budaya yang terus hidup, berkembang, dan menjadi simbol kekuatan serta kebanggaan perempuan Indonesia. (Sani Akbar)
Editor : Iwan Iwe

















