Menu
Pencarian


Api Gunung Lawu Padam, Petugas Waspadai Munculnya Titik Api Baru

JTV Madiun - Sabtu, 19 September 2026 15:28
Api Gunung Lawu Padam, Petugas Waspadai Munculnya Titik Api Baru
Api Gunung Lawu Padam, Petugas Waspadai Munculnya Titik Api Baru

MAGETAN -  Kebakaran hutan di kawasan Gunung Lawu wilayah Kabupaten Magetan kini telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas gabungan masih disiagakan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, termasuk dengan memperkuat ilaran atau sekat bakar.

Penanganan kebakaran dilakukan BPBD Kabupaten Magetan bersama TNI, Polri, Perhutani, relawan, dan masyarakat. Petugas terus melakukan pemantauan di sejumlah kawasan yang sebelumnya terdampak kebakaran.

Kebakaran pertama terdeteksi pada Senin (14/9/2026) di wilayah perbatasan Desa Jabung, Kabupaten Magetan, dengan Desa Karangrejo, Kabupaten Ngawi. Api saat itu membakar sekitar sembilan hektare kawasan hutan yang berada di petak 50E1, 50A1, dan 50A2.

Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan yang menyulitkan akses menuju titik api. Perubahan arah angin juga menjadi tantangan karena berpotensi mendorong pergerakan api ke kawasan lain.

Baca Juga :   DPRD Magetan Terima Rancangan Perubahan APBD 2026 dari Pemkab

Pada Rabu (16/9/2026), titik api kembali terpantau di petak 66 RPH Bedagung, Desa Getasanyar. Kebakaran di lokasi tersebut berdampak pada kawasan hutan seluas sekitar delapan hektare.

Untuk mencegah api meluas, petugas memperkuat upaya pencegahan dengan membuat ilaran atau sekat bakar. Di petak 50A2 hingga petak 51B1, 56B, dan 56C atau Alur F, ilaran dibuat sepanjang sekitar 3,5 kilometer.

Sementara di petak 66, ilaran dibuat sepanjang sekitar 1,17 kilometer. Selain pemantauan secara langsung, petugas juga memanfaatkan drone untuk memantau kondisi kawasan dan mendeteksi kemungkinan munculnya titik api.

Baca Juga :   TPA Milangasri Terbakar, Pemadaman Terkendala Timbunan Sampah

Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Eka Radityo, mengatakan seluruh titik api di wilayah Magetan telah berhasil dipadamkan hingga Jumat sore.

“Hingga Jumat sore, seluruh titik api di petak 50 dan petak 66 wilayah Magetan telah padam. Meski demikian, personel gabungan masih disiagakan untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujar Eka Radityo.

Menurut Eka, pemantauan tetap dilakukan meski kondisi api telah padam. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali api di kawasan hutan yang sebelumnya terbakar.

Baca Juga :   TPA Milangasri Masih Mengepul, DLH Magetan Imbau Warga Tak Sembarangan Membakar

BPBD Magetan juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun menyalakan api di kawasan yang mudah terbakar.

Kewaspadaan masyarakat dan petugas dinilai penting untuk mencegah kembali terjadinya kebakaran, terlebih kondisi kawasan hutan masih rawan terbakar.

Ramadhan Rio | JTV Magetan

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.