PONOROGO - Polres Ponorogo menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi pada 4 November 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana selama musim penghujan, dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menyebut, antisipasi bencana difokuskan pada sejumlah wilayah dengan potensi kerawanan berbeda. Kawasan perkotaan diwaspadai terhadap ancaman genangan dan banjir, sedangkan wilayah pegunungan seperti Kecamatan Ngebel menjadi perhatian karena berpotensi mengalami tanah longsor.
Untuk mendukung penanganan darurat, personel gabungan beserta peralatan pendukung disiagakan agar dapat segera diterjunkan ketika terjadi bencana. Kesiapan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons petugas sekaligus meminimalkan risiko bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengapresiasi sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana. Kerja sama lintas sektor dinilai penting, mulai dari pencegahan, penanganan saat bencana, hingga pemulihan pascabencana.
Baca Juga : Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Polres Ponorogo Siagakan Personel Gabungan
Selain mengandalkan kesiapan petugas, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras di wilayah rawan banjir dan tanah longsor. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar.
Editor : JTV Madiun

















